ARJUNA
Memaksa otaknya kembali pada keadaan sekarang alih-alih memikirkan kejadian semalam yang membuatnya terluka.
"Enggak, Mah. Raina nggak bisa masak, bedain jahe sama lengkuas aja belum bisa," jawab Raina santai. Masih sambil memegang gelas berisi air es.
"Raina taunya berantem doang, mah. Terus nge-jancuk, babi, anjing, bangsat dan kata makian lainnya ke Juna." Arjuna, tuh, mulutnya kenapa, sih?
Hot Chapters