Balada Cinta Sang Presdir
Ada catatan dari Rika: “Terima kasih atas kerja kerasmu, Lara. Proyek bisa dipercepat, jadi minggu depan kami butuh revisi kecil untuk materi iklan. Aku harap kamu dapat meng-handle-nya sekaligus.”
Lara tersenyum kecil, lalu membalas: “Sangat sanggup, Bu Rika. Kabarin aja kalau ada update.”
Setelah menutup e-mail, ia kembali melirik pesan Andreas: “Udahlah ngapain aku mikirin ini,” katanya kepada diri sendiri. “Dia hanya lagi capek, terus kebetulan aku yang bales. Itu bukan urusanku.” Ia berdiri, mengambil tablet gambar dan mulai mengerjakan sketsa baru untuk klien lain. Posisinya di perusahaan Andreas hanya freelancer, kontrak sementara bisa selesai kapan saja. Tak ada alasan baginya untuk
Bab Populer