Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

*Azzam Dafa Al Kaivan* "JAMAL," teriak kedua gadisku. Aku menatap heran kearah Jamal, Nada dan Caca. "Jamal. Kamu disini. Kok bisa?" tanya Caca. "Bisalah Oryza sativa, aku kan lagi punya misi rahasia hihihi," sahut Jamal.
9.9124.9K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as jawaban dari kamsahamnida
Read
+Library
Jodoh Di Tangan Papa

Jodoh Di Tangan Papa

“Pergi dulu ya, Ca ...,” pamit Kama setelah menghabiskan sarapan paginya, ia pun beranjak berdiri. “Siapa yang pergi?” tanya Caca membuat langkah Kama tertahan, terdapat kerutan di kening pria itu. “Aku,” jawab Kama yang mematung di samping Arsha, masih bingung dengan pertanyaan sang istri tadi. Kama merasa jika kalimat pamitnya tidak ada yang salah, kalimat pamit seperti biasa yang ia ucapkan sebelum pergi bekerja setiap pagi.
1059.7K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as jawaban dari kamsahamnida
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Kama pun merasa panik dan bertanya, "Dia ada bilang kapan dia akan kembali?" Biksuni muda itu menggeleng dan menjawab, "Entahlah. Mungkin malam ini. Tapi kalau sudah terlalu malam, mungkin dia baru akan pulang besok pagi." Mendengar jawaban itu, Kama mau tak mau merasa kecewa. Dia sangat ingin menemui Syakia, tetapi setelah mengingat instruksi Abista .... Kama terpaksa mengeluarkan sepucuk surat dari sakunya dan berkata, "Tolong sampaikan surat ini kepada adikku, ya."
9.3257.9K viewsCompletedAdded to Library 6.4K Times as jawaban dari kamsahamnida
Show Reviews (46)
Read
+Library
Iba Asradaya
maaf aku tinggal ya, ceritanya muter gak kelar², iklan puanjaang q bab harus nonton 3 iklan dgn durasi yg udah gaj masuk akal. ternyata sm dgn novel² yg lain ditinggal ditengah² bisan dan cari novel yg lain ...
Sinta Clara
makin lama iklannya makin panjang durasinya.kalau ceritanya ngga bener bener bagus jd males bacanya .novel ini termasuk salah satu yg gw pertahanin buat terus dibaca.makanya pertahanin thor alur ceritanya.jangan kebanyakan muter kayak novel yg lain
Read All Reviews
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

"Kama, Kama. Memangnya sudah tampak samamu, semua kehancuran yang kau bilang itu? Hahahaha … Macam kau saja yang mengatur hidup ini, Kama. Bahkan dirimu sendiri pun kau tak tahu. Nah, hahahaha … Kalau kau bilang bisa-bisa lebih hancur dari Seika kan, berarti kau menerka-nerka. Meramal. Hahahaha … Memangnya sejak kapan kau jadi peramal, Kama?" "Menurut Abang, apa yang harus Kama lakukan, Bang?" dalam kepasrahan yang tiba-tiba tercipta dalam dirinya, Kama bertanya. Menggeleng-gelengkan kepala, menggaruk kepala yang sama sekali tak gatal. Jangankan kutu, sebutir ketombe pun tak ada di sana. "Kama betul-betul bingung, Bang.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as jawaban dari kamsahamnida
Read
+Library
PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

Ia melangkah mundur, merentang jarang dengan Nek Kamsiah. Sementara Nek Kamsiah yang sudah berdiri di mulut gua menghela napas dalam-dalam. “Manalah mungkin aku akan mencelakaimu. Ini adalah jalan menuju kampung tu. Inilah rahasia besar di balik gua yang awak takuti selama ni. Ada nagari yang sungguh indah di balik sana,” ujarnya meyakinkan lagi.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as jawaban dari kamsahamnida
Read
+Library
Salah Kamar

Salah Kamar

iya," jawab Armand Dirga singkat. Reyhan berdiri dari kursi yang sedang diduduki oleh Reyhan dan kemudian berjalan keluar dari ruangan Armand Dirga. Armand Dirga menatap kepergian Reyhan dari ruangan Armand Dirga. Armand Dirga kemudian mengeluarkan handphone yang tersimpan di saku kemeja Armand Dirga. Armand Dirga membuka nomor handphone Reyhan dan tampak ada dua foto Raisa Prawira yang dikirimkan oleh Reyhan ke nomor handphone Armand Dirga.
3.9K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as jawaban dari kamsahamnida
Read
+Library
Suami Preman Ternyata Sultan

Suami Preman Ternyata Sultan

Qasam mengangkat alis sempurna, matanya pun membulat. “Apa yang kau pikirkan?” tanya Qasam sambil geleng kepala. “Itu tidak menjawab pertanyaanku, Mas.” Qizha mengikuti gaya bicaranya Qasam. “Pikiranmu terlalu jauh dan tidak masuk akal. Aku tidak perlu menjawabnya.” “Aku butuh jawaban.” “Dari mana kau bisa bilang begitu? Kau menampung omongan orang dank au mempercayainya, bagitu?”
1043.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as jawaban dari kamsahamnida
Read
+Library
Suami Miskinku Ternyata Konglomerat

Suami Miskinku Ternyata Konglomerat

Ela yang sedari tadi mendengarkan, lantas ikut bicara. "Kamu memang dekat dengan Kang Mursan, Yah?" Samsiah terdiam, lalu menoleh ke arah Amran, yang akhirnya mengangguk memberi semacam kode agar Samsiah menceritakannya saja. "Iya, Teh, Iyah memang sedang dekat dengan Kang Mursan," jawab Samsiah. "Pantas .... jika teteh lihat, kamu tidak bermasalah dengan duit," ucap Ela. "Hati-hati kamu, Yah, jangan sampai Ceu Rohani tahu."
9.11.4M viewsCompletedAdded to Library 54.1K Times as jawaban dari kamsahamnida
Show Reviews (120)
Read
+Library
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan Risma dan Riswan bikin makin betah. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

“Kapan kamu datang dari India?” “Baru saja, dari airport aku langsung ke sini.” Kama lalu meletakkan kotak hitam yang dia sembunyikan dibalik punggung. “Bukalah, aku membawakan sesuatu untukmu.” “Wow, apa ini?” tanya Bening penasaran. Kama mengedikkan bahu dan memberinya isyarat untuk membuka kotak tersebut. Kemudian Bening sadar Kama masih berdiri. “Duduklah, apa kamu minum sesuatu?” Senyumnya terus mengembang. Hatinya suka sekali melihat Kama datang mengunjunginya.
1021.6K viewsCompletedAdded to Library 562 Times as jawaban dari kamsahamnida
Read
+Library
AKIBAT ORANG KETIGA

AKIBAT ORANG KETIGA

Fahira bergegas membuka pintu lebar-lebar dan mempersilakan mantan ayah mertuanya itu untuk masuk. "Silakan Pak, itu Kamania sedang duduk membaca," jawab Fahira. Ammar melangkah masuk dan langsung mendekati Kamania. "Kamania lagi apa?" sapanya pada gadis kecil itu. "Eh, ada Eyang. Kamania sedang membaca buku cerita Eyang. Buku ini dari gurunya Kamania," Kamania menjawab pertanyaan kakeknya dengan penuh semangat
9.7118.6K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as jawaban dari kamsahamnida
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status