Sekretarisku Jilbaber
Mereka nampak begitu bahagia.
“Nis, kamu tu harus happy, supaya kamu bisa hamil, jangan setres, abaikan aja tu si Clarissa, aku yakin sekali bayi yang ada dalam rahimnya itu bukan anak Kak Damar,” ujar Gendhis.
“Bener Ndis, yang penting sekarang aku fokus untuk program hamil, rencananya kami ke Singapura Minggu depan, sekalian bukan madu yang kesekian kalinya,” ujar Annisa terkekeh.