Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Panas Suami Cacat

Sentuhan Panas Suami Cacat

“Ini bau apa?” Amara yang sedang membantu Bu Laras di dapur tersenyum geli. Ia menoleh, lalu berjalan mendekat sambil mengusap tangannya di celemek. “Itu namanya jengkol balado, Mas,” jawab Amara pelan, seolah mengeja agar suaminya benar-benar paham. “Jen…gkol?” ulang Tuan Alex, alisnya terangkat. “Yang baunya terkenal itu?”
963 viewsCompletedAdded to Library 23 Times as jualan kolak
Read
+Library
Hello, Papa!

Hello, Papa!

"Tapi aku kepengen banget kak, liat kak Alexa makan kok kayaknya enak." Jay menggaruk kepalanya, ia bingung harus mencari jengkol kemana malam-malam begini. Ia baru teringat warung pecel lele di ujung jalan, biasanya mereka menyajikan aneka lalapan dan jengkol. "Ayo ikut gue, gue tau dimana yang jual jengkol."
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 548 Times as jualan kolak
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

tanya Ludvig. "Tidak di makanannya, melainkan bau di mulut dan air seni." Joseph menoleh ke arah Jovita. "Apa namanya?" "Jengkol," sahut Jovita tertawa. "Ia makan banyak sekali, keesokan harinya protes karena mulut dan air seninya bau. Hanya makan sedikit saja bisa bau sekali, dia menghabiskan hampir setengah porsi sajian."
1062.5K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as jualan kolak
Show Reviews (64)
Read
+Library
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Read All Reviews
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Tanah beterbangan, pupuk menyebar rata dengan presisi yang menakutkan akibat sinkronisasi fisik tingkat dewa. Jack menoleh ke arah Raka yang sedang sibuk membagikan piring. "Kak Raka, kita masih punya stok bulu lunar wolf, jaring laba-laba dan kaki besi Arachne yang sangat banyak di Granary. Ini mau diapakan? Atau aku jual saja di System Shop untuk tambah modal bibit?" ​Kael, yang telinganya setajam radar bangsawan jika mendengar kata 'barang langka', langsung melompat dari tempatnya dan menghampiri Jack dengan mata berbinar.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as jualan kolak
Read
+Library
Tujuh Perkara Sang Ibu Sambung

Tujuh Perkara Sang Ibu Sambung

Swalayan kota. Jakarta. "Tolong anggurnya satu kilo, pilihkan yang segar." Jenar memamerkan senyumnya. Menunggu penjual buah mengemas pesanannya, dia celingukan ke sana dan kemari. Kiranya mencari apapun yang bisa dia beli sebelum kembali ke rumah pagi ini. "35.000, Bu." Pejual menyodorkan satu plastik anggur pada Jenar.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as jualan kolak
Read
+Library
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Selama Naga Laut bisa percaya pada Surya, dia mungkin bisa menemukan kaldron naga. Pasar barang antik di pusat Kota Karol sangat besar. Karena usaha Terry, negara kecil Rost telah menjadi negara yang menjual barang koleksi. Banyak orang menghasilkan uang dengan menjual barang koleksi. Barang koleksi di sini jauh lebih murah daripada di luar. Barang koleksi yang harganya 2 miliar di luar, hanya seharga 1,6 miliar di sini. Hal ini yang juga menarik banyak wisatawan.
9.9392.4K viewsCompletedAdded to Library 9.8K Times as jualan kolak
Read
+Library
Nasi Kotak

Nasi Kotak

Dila begitu semangat melihat setiap sepeda yang berjejer rapi. "Bu, Dila mau yang itu," tunjuknya pada sepeda lipat warna kuning. "Pak, yang itu saja." Pak Eko menyuruh karyawannya untuk mengambil sepeda yang berada paling tengah. "Sekalian kami mau beli mesin cuci dan kulkas." "Wah, Alhamdulillah sekali." Pak Eko mengantar kami ke toko sebelah. Beliau memberitahu satu persatu kelebihan dan kekurangan dari setiap merk yang ada.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 325 Times as jualan kolak
Read
+Library
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

Beberapa orang lain ada yang belanja gorengan, tentunya tegur sapa basa-basi seperti biasa. "Tinggal untuk 1 porsi lagi, Rindu. Kalau kolak kacang hijau masih banyak." "Ya udah nggak apa-apa, lontongnya 1, kacang hijau 5 ya, Tek. Sama gorengan campur aja sepuluh ribu uang." Cekatan tangan Tek Dar menyiapkan. Sedari aku masih SD, beliau sudah berjualan. Selain harganya murah meriah, masakan Tek Dar juga tidak pernah mengecewakan.
1037.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as jualan kolak
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

jawab gua spontan. Abis nelen ludah, gua tanya, “Kang, mau ke mana malem-malem gini?” Mereka berhenti tiga langkah dari gua, napasnya terburu. Salah satunya jawab dengan logat Sunda: “Bade ngalayat, Jang.” Kening gua langsung berkerut. “Hah? Siapa yang meninggal?” “Mang Sarmin, Jang.” Gua reflek berdiri, kursi kayu nyeret bunyi.
514 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as jualan kolak
Read
+Library
Objek Hasrat Tuan yang Memiliki Segalanya

Objek Hasrat Tuan yang Memiliki Segalanya

Tapi, dia memilih diam saja. Terus saat Elea menjelaskan kalau cilok adalah aci dicolok, cilor adalah aci campur telor, cilung adalah aci digulung dan semua jenis jajanan lain yang berasal dari aci, Rendra dengan raut wajahnya yang bingung bertanya, “kenapa rasanya beda-beda padahal sama-sama dari aci?”
2.5K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as jualan kolak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status