Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Kontrak dengan Dosen Feminim

Pernikahan Kontrak dengan Dosen Feminim

ujar Pak Arman. “Setuju,” kata Kak Clara. “Mood visualnya bisa kita ubah. Misal, dari ‘aurora hutan berkabut’ ke ‘aurora urban dengan citylight’. Masih tetap membawa unsur puitis tapi tone-nya lebih modern.” Rhea menuliskan beberapa catatan. “Bisa juga kita fokus ke elemen storytelling. Aku akan coba ubah narasi jadi lebih personal, less dreamy—lebih ke self-empowerment.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai judul puisi aesthetic
Baca
+Pustaka
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku Tanpa rasa bersalah engkau bertahta Memenuhi semua hidupku
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai judul puisi aesthetic
Baca
+Pustaka
VENDETTA

VENDETTA

’ ‘Tidak ada untaian kata puitis yang manis, tidak ada janji-janji surga yang muluk seperti yang dulu pernah kudengar dari masa laluku. ‘Kalimatnya begitu mentah, lugas, tapi justru di situlah letak kekuatannya. Laki-laki ini tidak sedang berusaha merayuku, dia sedang meletakkan seluruh isi hatinya yang paling jujur di atas meja untuk kuuji.’ ‘Kepastian dari perbuatan nyata yang dia tunjukkan selama delapan bulan ini jauh lebih romantis dan berharga daripada ribuan puisi di dunia.'
500 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai judul puisi aesthetic
Baca
+Pustaka
Bangkitnya sang Menantu Benalu

Bangkitnya sang Menantu Benalu

Di pengujung sore, sebuah taman indah Jakarta. Jingga berpendar-pendar di langit raya. Awan putih bergelung tipis-tipis. Sang mentari semakin menukik ke barat. Sebentar lagi, temaram ‘kan datang. Stefan bukan orang yang romantis. Untaian puisi, terkadang bisa merobek hati. Terlalu klise. Karena terlalu sering bergelut dengan kode, diksi jadi seperti menakutkan.
1040.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai judul puisi aesthetic
Baca
+Pustaka
Altair dan Sepasang Matahari

Altair dan Sepasang Matahari

Jack membuka Sophie’s World-nya dan mengutip salah satu kalimat penting yang ada di dalamnya, lalu membacakannya untuk Al. “Orang yang hidup pada tahap estetika hidup untuk saat ini dan menangkap setiap kesempatan untuk menikmatinya. Yang dianggap baik adalah apa pun yang indah, memuaskan, atau menyenangkan. Orang ini hidup sepenuhnya di dunia indra, dan menjadi budak nafsu dan perasaannya sendiri...” Demi mendengar itu, Al kembali lemas dan kehilangan tenaga.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai judul puisi aesthetic
Baca
+Pustaka
Love in Kyoto

Love in Kyoto

“Apa? Kalian…berdua? Menara Kyoto?” * Tangisan senja, ketika awan Aku membalik, sebuah judul dari puisi yang kutulis Tangisan senja, ketika awan Apa kau tahu bagaimana membalik kalimatnya? Tangisan ketika awan senja, benarkah? Aku duduk menatap keluar jendela pesawat, Senja itu, saat kulihat awan berubah warna menjadi sedikit jingga
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai judul puisi aesthetic
Baca
+Pustaka
One Day In Your Life

One Day In Your Life

Ia hobi membaca kisah-kisah romantis, membayangkannya, mengkhayalkannya, lalu pikirannya akan terbang ke lamunan awan senja, ketika segala sesuatunya tampak seperti impian yang menjadi nyata. Seperti hari ini, ketika ia duduk di bawah jendela, membaca puisi karya Soe Hoek Gie sembari ditemani secangkir kopi. Angin meniup dedaunan kering di halaman, mendersikkan ranting-ranting Oak dan menggugurkan dedaunannya. Bebek-bebek tanpa tuan masih berkecipak di kolam tua. Sepasang tonggaret bercicit di dahan-dahan rendah. Langit kelabu, separuh hitam, separuh ungu, menandakan musim yang tak lama lagi akan berganti. Suhu turun menjadi lebih dingin.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai judul puisi aesthetic
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Semaksimalnya untuk hasil terbaik. Denganmu, kami bisa melihat Dengan adamu, kami bisa membaca Dengan hadirmu, kami bisa berjuang Dengan sapaanmu, kami terhindar dari kegelapan LAMPU Puisi yang ditulis Aiys di rangkaian yang ia gambar. "TEEEEEEEETTTTTTT," bunyi bel dengan menandakan telah usai sesi dua. Juna, Aiys, dan Tasya segera mengangkat tangan dan kemudian mengemas barang-barang mereka. Sebelum beranjak mereka sempatkan berfoto dulu dan memfoto hasil karyanya.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai judul puisi aesthetic
Baca
+Pustaka
Sugar Daddy-in-Law

Sugar Daddy-in-Law

“Dalam cahayamu aku belajar mencintai. Dalam keindahanmu aku belajar menulis puisi. Kau menari-nari dalam dadaku, tak terlihat oleh siapa pun. Namun terkadang aku melihatmu-” “Dan tatapan itu menjadi keindahan bagiku.” Caspian melihat Tania dengan sedikit terkejut saat Tania mengikuti bait terakhir puisinya. “Rumi.” Tania tersenyum, berhasil mengenali puisi itu. “Kukira maknanya lebih spiritual?” “Setiap orang boleh menafsirkan dengan caranya masing-masing, kan?”
1021.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 861 kali sebagai judul puisi aesthetic
Baca
+Pustaka
RADIO REKSA

RADIO REKSA

“Dimana Kamu… dari Jingga. Saat kuhirup kopi kesukaan kita, sudah tak kutemukan arti manismu disampingku. Hanya tersisa pahit, sepahit kopi yang menyapa lidahku yang bisu. Saat kunyanyikan kembali lagu kita, suaraku hanya bergema dalam angan yang hampa. Tersiar namun tak terkabar. Berpencar dan perlahan pudar. Ketika bayanganmu hadir, rasanya kuingin menepis semuanya. Namun semua lakuku itu semakin membuatku tak berdaya tuk dapat melupakanmu. Dan ketika mataku terpejam, sejenak kenangan lakon kita hadir dalam slide-silde di benakku yang menampilkan kebahagiaan kita. Dulu...” Saat puisi selesai dibacakan, backsound instrumen kini berganti kembali ke musik semula yang menghentak dan dinamis. “
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai judul puisi aesthetic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status