Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

puji Argan menerapkan metode penyusunan laporan akademis untuk proses pembuatan naskah fiksi digital. "Para pembaca wanitamu pasti akan sangat menyukai tingkat akurasi presisi dari deskripsi anatomi ukuran pusakaku itu," sombong Argan menambahkan klaim langsung mengenai daya tarik visual tubuhnya dalam format teks bacaan.
825.8K viewsOngoingAdded to Library 981 Times as judul puisi aesthetic
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Hanya saja bagi mereka ini masih kurang memuaskan untuk dikatakan jikalau mereka mempertimbangkan nyiur supaya tidak tersinggung dan supaya keluarganya juga tidak menyalahkan Nyiur, makanya hal tersebut tidak bisa disampaikan secara mentah jika ingin Nyiur tidak disalahkan. "Apa-apa? Cepet ngomong malah natapnya bikin salting begini suka bener!" Ayu menutup wajah tampan itu dengan lima jarinya. "Hahahah, salah siapa nggemesin,” goda Harsa. "Begini, semua bukti yang ada kita tulis dengan gaya puisi, dibikin puisi satir alias puisi sindiran. Entar Mas bawa ke Nyiur suruh baca dan ceklist hal mana aja yang pernah terjadi pada diri.”
103.3K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as judul puisi aesthetic
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Nada-nada lembut mengalun, menciptakan irama yang terasa seperti pelukan bagi jiwa. Aileen berdiri di sampingnya, diam, menikmati permainan itu. Musiknya bukan tentang teknik. Tapi tentang rasa. Tentang hal-hal yang sulit dijelaskan dengan kata. “Judulnya apa?” tanya Aileen pelan. Mateo menoleh dan menatap matanya. “Belum ada. Tapi mungkin... Pour Elle. Untuknya.” Aileen terdiam. Hatinya bergerak pelan. Tidak ada kata cinta yang diucap. Tapi not-not itu, dan cara Mateo memandangnya—rasanya seperti puisi dalam bentuk suara.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as judul puisi aesthetic
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 471 Times as judul puisi aesthetic
Read
+Library
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dan Pak Mahesa hanya tersenyum sambil menggeleng kecil. “Makanya saya selalu bilang …” beliau mengangkat buku notesnya seperti sedang memberi petuah hidup, “anak sastra itu satu-satunya manusia yang bisa patah hati aesthetic di rooftop hotel bintang lima.” Emma akhirnya ikut tertawa lepas. Dia tidak sadar, ada empat pasang mata yang sedang menikmati tawanya yang memukau. Jiwa playboy Arsen meronta-ronta.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as judul puisi aesthetic
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

teriaknya, sementara akar-akar di bawah istana menjerat server-server hingga meledak. Di seberangnya, La Ode Harimao—matanya kini lubang hitam mini—membentangkan tangan. "Kita adalah puisi," gumamnya, suaranya seperti gema dari lubang cacing. "Dan puisi tak perlu makna. Cukup keindahan yang merobek dada."
3.3K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as judul puisi aesthetic
Read
+Library
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Mereka tidak membeli wewangian; mereka mencari makna. Pengetahuan mereka tentang hal-hal acak—mulai dari puisi surealis Ceko hingga perbedaan konsep 'harmoni' dalam musik Baroque era Bach dengan estetika wabi-sabi Jepang—seringkali berada di luar nalar. Dan yang paling parah, mereka selalu, selalu, ingin berdiskusi. Dimas tahu, dia tidak akan tanya, "Mana yang wanginya enak buat malam minggu?" Dia mungkin akan tanya, "Saya mencari aroma yang bisa merepresentasikan 'kehampaan' tapi sekaligus 'penuh'."
991 viewsCompletedAdded to Library 23 Times as judul puisi aesthetic
Read
+Library
Dinikahi Kaisar Iblis dan 9 Putranya

Dinikahi Kaisar Iblis dan 9 Putranya

“Kita sudah hampir menghancurkan dunia demi satu sama lain. Apa itu tidak romantis?” Arcelia tertawa kecil, lalu menyodorkan pena dan kertas ke arahnya. “Itu... peperangan. Aku ingin sesuatu yang lebih halus. Lebih... sastra.” Azrael menyipitkan mata. “Apa ini jebakan?” “Tidak.” Arcelia menepuk kursi di sampingnya. “Ini puisi.” “Puisi?” Azrael memandang Arcelia seperti ia sedang menyuruhnya menjahit kain renda.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as judul puisi aesthetic
Show Reviews (60)
Read
+Library
Mandy Poole
Pertama kali baca genre Harem Reverse ternyata seseru ini. Kaisarnya ganteng banget, kebanyang sih betapa beruntungnya Arcelia. Wajib lanjut baca bab selanjutnya sih ini! Semangat kak Strawberry!......
KiraYume
Cewek malang dinikahin Kaisar Iblis plus 9 putranya? Ini fantasi reverse harem level dewa. Seru ngikutin Arcelia dari gadis tertindas jadi Ratu Iblis yang powerful. Interaksinya sama 10 pria gagah ini bikin pusing tapi nagih. Liar!
Read All Reviews
The CEO's First Class Destiny

The CEO's First Class Destiny

Aiden menatap Elena dari ujung rambut hingga ujung kakinya, seolah-olah ia sedang menilai sebuah karya seni yang baru saja ia akuisisi. "Keindahan tanpa fondasi finansial hanyalah delusi, Elena," suara Aiden berat dan bariton, setiap kata yang diucapkannya terasa seperti ketukan palu hakim. "Ayahmu terlalu sibuk dengan estetika hingga ia lupa bahwa dunia ini digerakkan oleh logika kekuasaan. Sekarang, estetika itu menjadi milik saya." Aiden melangkah satu tahap lebih dekat, merambah ruang pribadi Elena. Aroma parfumnya—campuran kayu cendana dan oud yang mahal—memenuhi indra penciuman Elena.
516 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as judul puisi aesthetic
Read
+Library
Rest Area

Rest Area

Itu jelek namanya Alfa: sakit hati, Ta Me: dapet feel-nya? Alfa: menurutku iya. Nggak tahu yang lain. Penilaian puisi kan suka subjektif Me: apresiasi, kek Alfa: tadi udah Me: ck, like coment gitu. Masa nggak ngerti arti apresiasi Alfa: aku menilai tadi, feel-nya dapet Me: Gitu doang? Like coment dong Alfa: aku suka. Aku barusan coment. Puisimu bikin aku sakit hati
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 350 Times as judul puisi aesthetic
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status