Siapa yang Mengerti Hatiku?
Jakunnya bergerak naik turun, suaranya serak karena gugup, bahkan terselip nada memohon yang rendah hati, yang bahkan tak dia sadari sendiri.
"Oria ...." Dia membuka mulut dengan susah payah. "Kalau ... kalau aku mengakui bahwa dulu aku memang bajingan, aku membohongimu, memanfaatkanmu ... kalau aku bilang sekarang aku serius, aku benar-benar ... sudah menyukaimu ...."