Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kekuasaan (Ascendant)

Kekuasaan (Ascendant)

Dengan meja senada yang menampung banyak kertas-kertas—berbanding terbalik dengan bar yang penuh dengan hiruk-pikuk manusia dan tidak teratur. Di sudut ruangan, Ilvy bisa melihat kotak jeruji tempat anjing-anjing berburu ditempatkan. Bedanya, kandang anjing itu dua kali lebih besar dari kandang anjing biasanya, dan ada seorang wanita disana. Tangannya terikat ke belakang, kedua kakinya di rantai. "Kau pikir dia akan keluar dari tempat itu hingga kau mengikat tangan dan kakinya?" tanya Ilvy kesal. "Qeen." Perintahnya sedetik kemudian.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai kandang anjing kayu sederhana
Baca
+Pustaka
Rahasia Suami Pelitku

Rahasia Suami Pelitku

jelas Irwan memberitahu membuat Mawar menatap keadaan sekitar. Begitu banyak rumah sederhana yang terbuat dari kayu dan beberapa lagi dari beton tanpa cat. Hanya tumpukan bata yang disusun tanpa lapisan semen. "Yang itu, Pak!" tunjuk Mawar ketika melihat sebuah gubuk sederhana yang berdindingkan papan dan dicat warna kuning dibagian depannya. "Iya, Bu," jawab Irwan. Mawar merasa bingung, di maan dirinya bisa memarkirkan mobil.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kandang anjing kayu sederhana
Baca
+Pustaka
HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)

HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)

Suara ternak yang ribut di dalam kandang memancing beberapa orang peternak untuk memeriksa seluruh area peternakan, takut jika di sana mereka menemukan anjing liar kelaparan yang sedang memakan seekor ayam untuk menjadi santapan paginya setelah beberapa hari tak mengisi perut yang hanya terbalut dengan kulit, hingga tulang rusuknya terlihat. Aroma kayu bakar menguar keluar dari cerobong asap rumah-rumah warga, dengan berbagai aroma masakan yang khas dan membuat perut menjadi bergejolak. Rutinitas di pagi hari yang biasa saja bahkan sering dijumpai di pemukiman penduduk yang berada jauh dari kota. Desa kecil yang damai serta hanya mengandalkan apa yang didapatkan dari alam sekitar juga hewan
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai kandang anjing kayu sederhana
Baca
+Pustaka
Wait At 24

Wait At 24

Pagar bambu sederhana satu-satunya jalan yang tersedia untuk kita masuk ke dalam rumah itu, Sebuah rumah dengan halaman yang sangat luas, rumah satu lantai berpintu kayu cokelat dan dua kursi rotan di depan rumah menyiratkan sang empunya adalah orang yang sederhana, tidak menampakkan keangkuhan seperti kebanyakan orang kota yang mempunyai pagar-pagar tinggi untuk membatasi rumah mereka dengan dunia luar. Baru saja membuka pagar, kita disambut oleh seekor kucing flatnose putih yang sepertinya tidak asing lagi bagiku. Aku seperti pernah melihat kucing itu, aku kenal betul kalung siapa yang dipakaikan pada kucing itu. Ah mungkin hanya saja.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai kandang anjing kayu sederhana
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

Si Kumis Berantakan, yang sedari awal selalu menentang Kuranji dan Puti Tan, menendang pantat Kuranji, masuk ke sebuah rumah berdinding bambu. Bukan. Bangunan itu tidak terlihat seperti rumah, melainkan sebuah kandang. Lantainya berupa tanah kering yang retak dilanda kemarau. Pada beberapa titik bahkan ditutupi oleh sisa kotoran hewan yang telah mengering, menguarkan aroma tidak sedap. Nyaris saja Kuranji tersungkur akibat tendangan tak terduga tersebut. Untungnya ia cepat menguasai keseimbangan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai kandang anjing kayu sederhana
Baca
+Pustaka
Setelah Cerai, Dia Terus Mencariku

Setelah Cerai, Dia Terus Mencariku

Ada alasan mengapa vila kayu sekecil itu dirancang. Pikiran Agnes teringat kembali saat kedua keluarga pergi bermain bersama bertahun-tahun yang lalu. Semua orang pergi ke suatu tempat di pinggiran kota untuk piknik. Pada saat itu di dekatnya terdapat sebuah gubuk kayu yang sangat sederhana, tempat tinggal sepasang suami istri lanjut usia. Dua orang sedang memangkas bunga dan tanaman di halaman, juga ada seekor kucing bersandar dengan patuh di samping untuk menemani mereka.
9.3274.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.4K kali sebagai kandang anjing kayu sederhana
Baca
+Pustaka
RENDEZVOUS SCANDAL

RENDEZVOUS SCANDAL

tanya Radith. Ciki adalah anjing mongrel yang diadopsi bapak setahun lalu karena beritanya yang heboh di desa. Di desa terutama hutan tidak ada anjing sama sekali, dan saat malam ada beberapa warga menemukan seekor anak anjing kelaparan dan terluka parah, lehernya masih dililit tali raffia, anak anjing itu ketakutan setengah mati saat didekati warga.
3.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai kandang anjing kayu sederhana
Baca
+Pustaka
Kekasihku Ternyata Impoten

Kekasihku Ternyata Impoten

Untuk bisa sampai di teras rumah harus melalui tiga ekor an-jing galak yang sekali gigitannya mampu merobek paha hingga daging terberai. Namun segalak apapun an-jing itu ketika Cimpin cs yang masuk, an-jing terlihat jinak dan lucu. Tiga ekor anjing itu telah hafal betul bau kencing kucing, aroma khas baju Cimpin sok Flamboyan. Juga hafal bau ketiak menyengat dua anggota Cimpin. Di Bandung,
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kandang anjing kayu sederhana
Baca
+Pustaka
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

Ia mengeringkan handuk dan memakai baju di atas lutut kemudian membantu pekerjaan Andra di luar rumah. Nay membantu membawa batang bambu yang tadi malam di bawa Andra dari hutan. Pasti, tak lain tak bukan kekasihnya sedang membuat kandang untuk kucing hutan datang dan pergi. Putra pertama Ana memang bersahabat dengan hewan berkaki empat yang memakan daging segar. “Bisa minta tolong?” tanya Andra. “Apa?” Tak enak perasaan Kanaya.
1050.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kandang anjing kayu sederhana
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

Anatasya membalas dengan sopan, lalu mengikuti tuan rumah ke ruang tamu. Setelah berbasa-basi sebentar, ibu Julian tampak lebih antusias. “Miss Anna, saya dengar Anda suka anjing, ya?” “Betul, saya memang menyukai anjing.” Senyum Anatasya mengembang. “Wah, cocok sekali! Kami punya beberapa ekor anjing di rumah. Ada golden retriever, shiba inu, teddy, bahkan seekor beruang kecil. Julian sangat menyukainya sampai ayahnya membuatkan kandang khusus. Ayo, biar Julian yang tunjukkan pada Anda.”
9.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai kandang anjing kayu sederhana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status