Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENGUAK KEMATIAN ISTRI DAN CALON ANAKKU

MENGUAK KEMATIAN ISTRI DAN CALON ANAKKU

tanya Elkan dengan nada penuh penekanan, deru nafasnya jelas terdengar memburu karena menahan amarah. “Disana.” Tunjuk Mbah Karto pada sebuah kendi yang berukuran sedang, Mbah Karto menyeringai setelah itu. Diatasnya terdapat sebongkah batu yang lumayan besar. Kunkun segera melesat cepat menuju ke arah kendi tersebut. Ia menggunakan kekuatannya untuk bisa menembus benda tersebut. Prang!
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Tanya Zamrud Angin berderu dengan keras, asap rokok Zamrud terbelah dan hilang. Saudaranya disebelah Zamrud meringis karena bau rokok mengenainya. Dia bukan perokok seperti Zamrud. Seorang nelayan pantang untuk merokok karena akan berpengaruh pada daya tahan tubuh. Merasa tak enak, Zamrud berdehem dan membenarkan posisi duduk. “ Dia orang Kalimantan, sudah setahun disini. Cerita orang, dia kabur dari konflik berdarah disana. ”
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

BRAK Begitu pintu mahoni tebal berkunci otomatis itu tertutup dengan bunyi klik yang solid, dunia di luar seakan runtuh dan tidak lagi berarti. Victor tidak membuang waktu satu detik pun. Ia menerjang Batari dengan kegilaan seorang predator yang kelaparan, seolah-olah wanita di hadapannya adalah mangsa paling suci sekaligus paling berdosa yang pernah diciptakan semesta.
10431 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Nadipati Khandra : Koko Vong Zhao Yìchen Kelana Adhitama. Biantara : Yang terakhir, panjang banget namanya? Varten : Memborong banyak huruf. Orlando : Di kartu identitas, ditulis semua? Tarendra : Seingatku, cuma tertulis Kelana Adhitama. Fritz : Betul. Yang dipakai cuma nama Indonesia. Nicholas : Dia sudah benar-benar jadi WNI? @Fritz. Fritz : Belum, masih proses, @Mas Nic.
10967 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

Si Kumis Berantakan membuat gerakan menyembelih dengan tangannya. Si Badan Gempal dan temannya yang bertubuh cungkring serta merta menunduk. Tidak berani lagi meningkahi perkataan Si Kumis Berantakan dengan kelakar pongah. Sepeninggal Si Kumis Berantakan, Puti Tan mendekati Kuranji. “Kuranji, kamu yakin kita akan menunggu di sini?” bisik Puti Tan. “Lihat tempat ini! Tidak layak untuk dihuni manusia sama sekali. Ini bekas kandang sapi atau … mungkin juga kerbau.”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

kata Kantang kepada Taksama. “Ardo itu pendekar. Jika kau berani melawannya, aku yakin kau akan bonyok. Jika kau mau membuatnya tahu rasa, lebih baik kau minta bantuan Ki Rujak,” usul Taksama. “Aku tidak banyak uang untuk membayarnya,” kata Kantang. “Ayahmu punya sapi. Kau ambil saja satu anaknya sebagai bayaran. Ki Rujak menerima bayaran semacam itu,” kata Taksama.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Cinta Suci Kinanti

Cinta Suci Kinanti

Di mana dia berada sekarang. “Pak, eeh, Kak,” panggil Kinanti bingung karena supirnya masih terlihat muda. “Iya, Non.” Supirnya menatap ke wajah Kinanti dari pantulan kaca spion mobil. “Non, boleh panggil Josh, Kak, terserah Non Casandra.” Kinanti tidak benar-benar tertarik siapa nama supirnya. Jadi dia langsung bertanya, “Sekarang tahun berapa? Apa ini masih di Jakarta, Indonesia?”
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

Kara terus menerus menebak-nebak dalam hatinya tanpa menjawab si pria yang berdiri menjulang di hadapannya. Seolah mengerti isi hati Kara, Pria itu menunjuk koper Kara yang terdapat tag di kopernya dengan tulisan CGK, yang artinya adalah Bandara Soekarno-Hatta yang terletak di Cengkareng Tangerang Banten Indonesia. Kara langsung berdeham karena malu diri, ia mengambil pesanan kopinya di barista lalu berdiri menghadap si pria judes tersebut.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 431 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status