Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Di badan kendaraan, tertulis nama pesantren dengan tulisan arab. Para pekerja termasuk Rojali bahu membahu menaikkan karung berisi hasil panen ke atas mobil. Tak lupa, motornya ikut disertakan di bak mobil dengan diikat tali. Setelah selesai, Rojali memberi masing-masing pegawai sebuah amplop sebagai balas jasa. “Malam ini saya akan pergi ke pesantren. Insyaallah besok saya akan kembali,” ucap Rojali sebelum para pekerja membubarkan diri.
9.774.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

Tiba-tiba dia dikejutkan oleh seorang petugas keamanan yang sedang berpatroli di pelabuhan tersebut. "Hei kamu nak! Mau kemana kamu?" bentak petugas tersebut dengan wajah garang. "Maaf pak, saya tidak bermaksud untuk mengusik apa-apa, saya hanya seorang awak kapal yang berjalan-jalan di sekitar pelabuhan karena kapal saya mengalami kebocoran ringan dan harus segera berlabuh untuk memperbaiki kebocoran tersebut," jelas Arkan dengan sopan. "Oh jadi kau seorang anak buah kapal ya, dari mana engkau berasal dan mau ke mana engkau berlabuh?" tanya petugas keamanan tersebut. "Saya berasal dari Kerajaan Nusa pak, kapal yang saya tumpangi berisi para penumpang dengan tujuan Kekaisaran Kahn," jawab Ar
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Young Wife For My Father

Young Wife For My Father

“Bukan, itu namanya ikan bandeng, ikan teri tuh kecil-kecil. Biasanya di makan sama lalapan dengan pedasnya sambal tomat.” Penjelasan dari Anhe hanya dibalas anggukan kecil oleh Karina, tapi tiba-tiba dia memandang Anhe aneh, hingga yang ditatap mengerutkan alis. “Apa sih?” “Kamu beneran orang Korea bukan sih? Kok tahu segalanya?” Anhe melirik Flora tajam, “Aku memang orang Korea, tapi cabang Bandung. Jangan dengerin lagi omong kosong Flora, Karina. Dia itu sesat!”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Kanuragan Jati

Kanuragan Jati

“Bagus, kecepatan larimu semakin meningkat.“ “Maaf, Guru. Kantung air saya hilang 3, jadi saya harus lebih bekerja keras dalam memenuhi bejananya.“ “Kantung itu tidak hilang, hanya saya yang menyimpan. Agar kamu lebih berlatih berlari lagi.“ “Karena elemen yang terkandung gunung ini adalah udara atau angin. Begitu juga yang orang tua ini kuasai, maka kamu juga harus menguasainya. Setiap tugas yang saya berikan, merupakan langkah-langkah awal dalam menguatkan dasar kanuraganmu. Sekarang, kamu sudah di alam kanuragan Adhikara Madyama atau tingkat menengah dan kekuatan fisik serta vitalitasmu telah ditingkatkan, sudah saatnya kamu mempelajari ajian ini.“ Ki Santarja menyerahkan sebuah slip lont
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

Di baliknya ada udara—atau sesuatu yang berperilaku seperti udara. Ada berat—atau sesuatu yang bersikap seperti berat. Ada narasi—atau sesuatu yang ingin diceritakan. “Siap?” tanya Kael. “Selalu.” Kinari mengangkat Trident Aetheryn, bukan sebagai senjata, melainkan sebagai tongkat pejalan. Ia mengetuk anyaman pijakan tiga kali—ritme El’Thyren, ritme mereka. Jembatan mendekatkan diri ke jahitan.
926 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Jenderal

Istri Kedua Sang Jenderal

Tidak ada judul atau nama penulis di bagian depan. Anna membukanya dan mengernyit melihat isinya yang berisi tulisan tangan. Tulisannya rapi dan indah—kemungkinan tulisan Kaiden. Ia membalik beberapa halaman dengan asal, lalu mengernyit melihat tulisan tangannya semakin tak karuan. ‘Mei 2038 Minggu pertama: Panthera Kroy bergerak dari luar perbatasan di dekat distrik 1 menuju distrik 2.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

pria berbadan besar tertawa lantang seakan tidak peduli dengan peringatan yang Ki Karni berikan. “Jamparing Sakti? Kami bahkan baru mendengarnya. Kami hanya pedagang gandum dari timur, jika kalian tidak percaya, kalian boleh memeriksa kereta kami,” jawab Ki Karni tegas tanpa menunjukan kekuatan.
1020.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Suaranya datar, formal, seperti berbicara dengan orang asing. Kinanti berusaha tersenyum semanis mungkin, senyum yang dulu selalu berhasil meluluhkan Arya. “Saya Kinanti Atmadja. Atau, Kinanti Kusumo segera. Senang bertemu dengan Anda. Perusahaan Anda, Black Dragon Capital, sangat menarik perhatian kami.”
10723 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Sehangat Dekapan Mantan

Sehangat Dekapan Mantan

Kantor ini nampak lebih megah, lebih mengintimidasi dari apa yang biasa ia lihat di foto. Ini adalah sebuah monster kaca dan baja yang menjulang tinggi, berdiri dengan angkuh di sisi jalan utama. Lampu-lampu di dalamnya mulai menyala, bintang-bintang buatan yang berpendar saat hari mulai gelap, memancarkan cahaya keemasan yang menandakan kekayaan dan kekuasaan. Nama 'Kinara Motors' terukir besar di bagian atas, berkilauan.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Bukan hanya itu, tabir keindahan bukit Kantawan pun tersibak ketika matahari mulai menyingsing. Sungguh keindahan alam yang membuat hati berdecak kagum seraya memuji Sang Penciptanya. Maasya Allah. Ayah Ibu dan juga Dara kemudian menghampiri. "Kita naik lanting, Yuk!" ajak ibu. Wisata naik lanting atau bamboo rafting memang menjadi wisata andalan selain pemandian air hangat di Tanuhi dan air terjun Haratai.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai kantoran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status