MAAF! AKU CACAT
Dua hari yang lalu, Ketua Osis mengumumkan untuk membuat benda yang akan gunakan saat masa pengenalan sekolah, berupa topi karton, tas karung, kalung permen dan papan nama dari kardus.
Penampilan kami jauh dari kata rapi, terlebih untuk para siswi disuruh mengikat rambut panjang sebelah. Mereka terlihat seperti anak kecil yang baru belajar menata rambutnya sendiri, meski ada juga beberapa yang imut.
"Ngapain pake acara mos segala, sih. Kagak guna sumpah!”
"Diem aja, deh, Kuping gue sakit denger suara cempreng lo dari tadi.”
الفصول الرائجة