Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Palsu Sang Jenderal Perang

Istri Palsu Sang Jenderal Perang

Ia sudah mati. Tak lama kemudian langkah berat terdengar di lorong. Cassren Vale memasuki ruangan dengan wajah keras. Ia menatap tubuh pria tua itu tanpa ekspresi. Pelayan yang beberapa jam lalu berlutut di hadapannya kini terbaring tak bernyawa. "Sudah mati?" tanya Cassren singkat. "Ya, Tuanku." Seorang penjaga lantai. "Tapi... ada sesuatu."
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kasur bekas orang meninggal
Baca
+Pustaka
Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Ellard yang sudah selesai makan dan duduk di tempat duduk meja kerja disaat melihatku merebahkan diri ke kasur langsung ikutan rebahan di kasur kedua dekat pintu masuk. “Wah gila kasurnya enak sekali, baru pertama kali aku merasakan kasur seempuk ini, kira-kira terbuat dari bahan apa ya? Apakah memakai kapas seperti biasanya? Azzo woy, kasur ini enak banget kan buat rebahan?” Ellard mengajak bicara dan langsung melirikku yang tertidur di kasur sebelah karena tidak merespon pertanyaanya
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kasur bekas orang meninggal
Baca
+Pustaka
AMEENA: Tentang Kehormatan yang Harus Dikembalikan

AMEENA: Tentang Kehormatan yang Harus Dikembalikan

Pada tanggal 1 Oktober 2022 waktu setempat, Ashraff langsung dinyatakan meninggal dunia. *** Mata berat yang tetap dipaksakan untuk terbuka. Di atas kasur, sosok laki-laki dewasa langsung disapa dengan suasana dan lingkungan familiar. Menatap langit-langit kamar dengan kedua netra setengah disipitkan, suara hati dari manusia berbadan kokoh tersebut terlantun kemudian. "Di mana aku?" "Apakah aku udah mati?" "Loh? Aku ada di kamar?"
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kasur bekas orang meninggal
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Mereka mulai masuk kamar barunya. Dini ngecek kasurnya. Niatnya ingin langsung tiduran karena cape, tapi mendadak jijik. Kasurnya kotor berdebu dan banyak bekas iler. Seperti ompol yang sudah lama mengering. Dia khawatir kalau dirinya tidur di situ bakalan kena penyakit kulit, gatal-gatal, kudis, panu, kurap atau sejenis nya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai kasur bekas orang meninggal
Baca
+Pustaka
DOA KUBUR TAK SEMPURNA

DOA KUBUR TAK SEMPURNA

Jejak sepatu berlumpur terlihat juga di lantai dan dinding dekat lemari pakaian. Tampaknya, ada pergumulan antara dua orang dalam kamar, ditelisik dari perabot kamar yang berantakan. Tak dipungkiri, ciut nyali Pak Kades saat melihat keadaan barusan. Pria berkaca mata ini segera menelepon petugas mobil jenazah. “Selamat siang, Pak,” ucap seseorang dari seberang telepon. “Udah kalian cari daftar nama jenazah?” tanya Pak Kades dengan perasaan was-was.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai kasur bekas orang meninggal
Baca
+Pustaka
Petaka Rumah Bekas Pesugihan

Petaka Rumah Bekas Pesugihan

jawab Mahmud sedikit gugup. Lukman menghembuskan nafas gusar. Informasi yang ia dapatkan hanya sedikit. Dan ia merasa jika keluarga dari pemilik rumah itu menyembunyikan sesuatu yang tak boleh orang lain tahu. "Kalau boleh tahu, dimana mayat keluarga bapak ditemukan?" Ada di kamar paling belakang depan toilet. Deg Entah mengapa firasatnya jadi tak enak. Mayat itu ditemukan diruangan yang Lukman jadikan gudang. Dan sang istri pingsan beberapa waktu lalu tepat didepan gudang.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kasur bekas orang meninggal
Baca
+Pustaka
Kekasih dari masa lalu

Kekasih dari masa lalu

"Dari mana lu bro?" tanya Yardan pada Kai, yang kini memasuki kamarnya. "Habis reunian," jawab Kai, tanpa meminta izin Kai langsung menjatuhkan tubuhnya ke kasur milik Yardan. Ia memijat kening dengan perlahan untuk menghilangkan pusing yang sedari tadi dia alami. "Berarti tadi ketemu Youmna?" "Iya," jawab Kai dengan singkat dan nada berat, Yardan menutup pintunya dan mendekati Kai, memposisikan tubuhnya sama dengan tubuh Kai saat ini; berbaring.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kasur bekas orang meninggal
Baca
+Pustaka
Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Tapi kedua alis Naura mengkerut, kala mendapati area leher dan dadanya banyak sekali bekas cupang. Dan kenapa pakaiannya sudah berubah menjadi lingerie. Naura terdiam sepersekian detik, mengingat kejadian aneh kemarin saat dia dipaksa menikah dengan orang mati. Dia masih tidak mempercayai, bahwa hari dimana dia berulang tahun yang ke 20 tahun berubah menjadi hari pernikahannya dengan seorang mayat. Naura menatap ke arah sekeliling, dia tersenyum senang kala mendapati ada sebuah telepon yang ada disamping tempat tidur.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kasur bekas orang meninggal
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Dosen Idaman

Istri Dadakan Dosen Idaman

ucap Yudetra kemudian. Regita tak menjawab. Tak mengiyakan tak juga protes. Hanya memalingkan wajah dan bola matanya bergerak liar tak tentu arah untuk meredam degup jantungnya. "Oh iya, mulai sekarang kamu harus menghilangkan kebiasaan buruk menyimpan handuk basah atau bathrobe di atas kasur. Tahu kenapa? Karena selain itu kebiasaan buruk dan jorok, handuk yang basah bisa membuat permukaan kasur cepat lembap dan bau. Dan kalau kamu belum tahu, kasur lembap itu surga buat jamur dan tungau," lanjut Yudetra nadanya kembali ke mode dosen sedang mengajar mahasiswa.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kasur bekas orang meninggal
Baca
+Pustaka
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

[“Dugaan penyebab kematian : Asfiksia karena tenggelam. Luka ringan ditemukan, namun belum dapat dipastikan korelasinya tanpa penyelidikan tambahan.” Sampai larut malam, Qale belum bisa tidur. Pikirannya kembali melayang ke semua DM yang ia terima. “Anonim semua. Siapa ya yang ngirim?” gumamnya pelan. “Mbak Mun? Enggak mungkin. Lea? Kayaknya nggak segitunya. Ayah?” Ia tertawa miris. “Bau sapi lebih menggugah selera Hasan Sasmita ketimbang upload-an di medsos.”
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai kasur bekas orang meninggal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status