Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belenggu Cinta Sang Pewaris

Belenggu Cinta Sang Pewaris

ujar Andaru menyakinkan dirinya. "Ya, itu sudah pasti tidak mungkin. Istriku tidak mungkin mengenali anda, benarkan sayang? Ya, sudah kami permisi!" ucap Hasta mendorong kursi roda Husna menjauh dari mereka berdua. "Kalian menginap kamar nomer berapa?" tanya Hasta setelah memastikan jika mereka tidak terlihat lagi oleh Andaru. "Nomer 105, tuan terima kasih." Husna memalingkan wajahnya tidak ingin melihat pria di depannya.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai kasur nomor 3
Baca
+Pustaka
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Arata tengah bercermin di samping kasurnya, merapikan rambut, mantel panjang berlogo 'A', dan sepatu lars hitamnya. Kacamata pilot warna hitam di atas meja laci diambil Kael guna disematkan lagi menyembunyikan mata berliannya. Bersiap untuk merapikan diri. Inilah kamar nomor 113, lantai 7 adalah ruangan luas yang punya tiga kasur terpisah, interior simpel, bernuansa keperakan dan lantainya yang bermotif bunga-bunga salju.
1020.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 657 kali sebagai kasur nomor 3
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Baca Semua Ulasan
Cinta Segitiga Sang Pewaris

Cinta Segitiga Sang Pewaris

" Suster, sekarang Kakek ada diruang VIV nomor berapa? tanya Sinta. " Lantai 3 Nomor 028. Nona, jangan kaget kalau ketemu Beliau, terus Beliau akan marah dan mengomel tidak jelas jika Beliau tidak suka," ucap si suster mewanti-wanti. Sinta hanya mengangguk kecil, gadis itu pun berjalan menuju lift yang berada tidak jauh dari ruang tunggu para pasien yang menunggu giliran untuk berobat.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai kasur nomor 3
Baca
+Pustaka
BAWA ANAK LELAKIMU PULANG, BU! (DI ANTARA DUA PILIHAN)

BAWA ANAK LELAKIMU PULANG, BU! (DI ANTARA DUA PILIHAN)

Retno sendiri rumahnya juga di sini, letaknya di samping kiri bangunan berbentuk L dengan lantai 3 ini, hanya terpisah oleh pagar sebatas dada orang dewasa. Kamar 3x3 ini sudah dilengkapi dengan kasur busa tebal lengkap dengan bantal dan ada juga lemari plastik kecil. Yang membuat nyaman adalah kamar mandinya yang terletak di dalam kamar hingga tak harus berebut dengan yang lain. "Harganya masih sama, kan, Ret?" tanyaku memastikan. "Masihlah, tapi kalau kamu mau bayar dua kali lipat juga aku terima." gelaknya kembali menciumi pipi gembul Zaki.
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 913 kali sebagai kasur nomor 3
Baca
+Pustaka
PACAR RAHASIA SANG CEO

PACAR RAHASIA SANG CEO

Kamar yang Dirga pesan berjarak dua lantai dari tempat resepsionis tadi. "Jangan tegang. Rileks saja." Dirga terkekeh melihat tingkah kaku Aluna. "Hmm …." Aluna malas menanggapi. Pintu lift terbuka, kamar dengan nomor 303 menjadi tujuan mereka. Tidak ada percakapan setelah mereka keluar dari lift. Dirga fokus pada langkahnya sedangkan Aluna sedang sibuk menata hati yang sudah gelisah tidak karuan.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kasur nomor 3
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Bos Baru

Terjerat Hasrat Bos Baru

Dari nama bangunan dan titik lokasinya, Marissa sudah sangat tepat sampai di sana. Dari seberang telepon, terdengar Fanny berkata pada Marissa, "Naiklah ke lantai tiga! Rumahku nomor 34." "Oh! Baiklah!" Marissa tidak banyak bertanya. Dari seberang telepon, terdengar suara ribut dari beberapa orang. Sepertinya mereka sedang beres-beres. Marissa pun bergegas naik ke lantai 3 menaiki tangga.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai kasur nomor 3
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Kata-kata itu sekarang terasa seperti pengkhianatan terakhir. Ia turun, jaket denim basah kuyup. Langkahnya cepat menuju lift. Koridor rumah sakit malam itu sepi, hanya suara tetesan hujan di atap dan bau desinfektan yang menusuk. Lantai 3. Ruang 305. Nomor itu terpatri di kepalanya seperti kode rahasia yang bisa meledak kapan saja. Di depan pintu ruangan, seorang perawat muda menghentikannya. “Bapak keluarga?”
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai kasur nomor 3
Baca
+Pustaka
THE ODD EYE HAS FALLEN

THE ODD EYE HAS FALLEN

“Ruang rawat tuan Park Sunghwa ada di kamar nomor 67, terdapat di lantai tiga, Nona.” “Terima kasih.” Setelah itu, Haejin bergegas menuju lantai tiga menggunakan lift yang ada. Lift yang ia naiki dalam keadaan kosong, tapi sebelum pintunya tertutup, seseorang menahan pintu lift itu dengan kakinya sehingga pintunya kembali terbuka.
9.84.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai kasur nomor 3
Baca
+Pustaka
Kasur Lapuk Untuk Ibu

Kasur Lapuk Untuk Ibu

Cercaku mulai emosi. "Kalau tidak percaya, Abang telponlah sekarang istrimu itu, sedang berada di rumah atau memang sedang di luar!" Tanpa berpikir panjang, Bang Gagas mengeluarkan gawainya lalu menekan nomor telpon yang tertulis disana. ("Halo assalamualaikum, Mas.") Sapa wanita itu terdengar mendayu-dayu, begitu sambungan telpon Bang Gagas diangktnya.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai kasur nomor 3
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status