Kelir Getih (Layar Berdarah)
Bukan lagi suara suluk, tapi bisikan yang sangat lirih, hampir tak terdengar, seolah direkam dari jarak sangat dekat, di detik-detik terakhir.
Suara Ki Anom, kini terdengar seperti arwah, mengambang di antara statik kaset. Raka harus menajamkan pendengarannya untuk menangkap setiap kata. Kalimat itu diucapkan dengan jeda, diselingi tarikan napas terakhir:
“*Lakon ini... belum selesai... anakku…*”
Suara itu menghilang, digantikan oleh desisan. Raka merasa tubuhnya membeku. Kirana menatapnya dengan mata lebar, seolah baru saja mendengar suara hantu.
Hot Chapters