Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kubawa Benihmu Saat Kau Menalakku

Kubawa Benihmu Saat Kau Menalakku

Kubuka pintu perlahan agar tidak menimbulkan suara. Pemandangan menjijikkan terpampang di depan mata. Dua orang makhluk bernama manusia tengah bergumul di dalam selimut. Hanya sebagian kepala mereka yang menyembul. Aku tak mau membuang-buang waktu. Pergumulan mereka kuabadikan dalam video ponselku. Jangan ditanya bagaimana perasaanku mendapati pemandangan menjijikkan itu. Marah, geram, benci, jijik, membaur. Dengan menutup mulut dan sesekali menyeka ujung kedua netra yang telah basah, aku tetap merekam adegan itu. Sampai saatnya tiba, erangan panjang keluar dari mulut kedua makhluk menjijikkan di depan mataku.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai kata bijak kurt cobain
Baca
+Pustaka
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Dia terus merasakan pahitnya menjadi orang yang bergantung. Untungnya, penderitaan mereka tidak lagi menjadi penderitaanku. Di tempat dimana cahaya senja bertemu, aku melihat awan di depanku. Jiwaku disucikan, hatiku terasa ringan seperti kabut di gunung. Dalam kabut itu, seolah-olah aku mendengar suara Tuhan yang berbicara padaku. "Dalam hidup ini, apakah kamu membenci mereka?" "Aku nggak benci. Jujur saja, aku juga punya kesalahan terhadap orang lain."
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai kata bijak kurt cobain
Baca
+Pustaka
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Di balik tutup kotak itu, tertulis sebuah catatan lagi: “Rasa pahit ini tidak akan bertahan selamanya. Aku adalah kopi hitam yang akan membangunkanmu dari mimpi buruk ini.” Jantung Ruby berdegup kencang. Ia tahu gaya bahasa ini. Editornya di Genta Pustaka, Mbak tari, adalah pria paruh baya yang kaku, yang hanya peduli pada deadline dan revisi naskah. Mbak Tari tidak pernah menulis kata-kata puitis seperti ini. Mabk Sinta juga tidak pernah mengirimkan cokelat truffle yang harganya bisa sebanding dengan gaji bulanan seorang editor. Ini adalah Dimas.
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai kata bijak kurt cobain
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Kami duduk di sebuah bangku kosong di sebuah tempat mirip pusat tumbuhan—yang disebut Bibi sebagai, “Taman kota.” Bibi menagih cerita misiku. Kuputuskan menceritakan semuanya. Bibi tahu seperti apa aku saat misi, jadi saat aku mencoba membuat misiku tak terkesan seram untuknya, Bibi justru menuntut, “Katakan apa adanya. Kalau tebas leher, ya, tebas leher. Bibi ini ibumu, tapi Bibi juga mantan pejuang garis depan. Bibi pernah lihat langsung kondisi leher ditebas.” Jadi, aku menceritakan semuanya apa adanya yang bahkan sampai ke titik kondisi kematian Koba dan temannya. Di titik itu, Bibi agak mengendurkan pandangan seolah lega dan gembira untukku, padahal jelas-jelas aku bercerita soal diriku
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 655 kali sebagai kata bijak kurt cobain
Baca
+Pustaka
Di Antara Keajaiban

Di Antara Keajaiban

Pamit ibuku, pukul 6 pagi. Ibuku bernama Xena wulandari, beliau pernah bermimpi ingin memiliki butik terkenal di kota Yogya, akan tetapi impiannya kandas ketika mendapatkan kabar bahwa orang tua beliau meninggal dalam kecelakaan lalu lintas, yang menyebabkan ibuku harus bekerja serabutan untuk hidup bersama saudara-saudaranya. Sayangnya, setelah kegagalan yang bertubi-tubi menyebabkan ibuku tidak percaya akan mimpinya lagi, maka sampai hari ini, beliau hanyalah seorang buruh cuci di salah satu rumah pengusaha di kota yogya, selain itu terkadang ibuku juga harus mencari tambahan uang untuk bisa membayar buku sekolahku.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai kata bijak kurt cobain
Baca
+Pustaka
BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

sahut Moza. “Ya. Kalian memang orang-orang cerdas. Otak kalian seperti ikan salmon yang tidak pernah lupa jalan pulang menuju tempat kelahirannya,” jawab Pak Mario. Mendengar percakapan kedua orang itu Lisa hanya diam, ia benar-benar tidak mengerti tentang apa sebenarnya yang sedang dibicarakan namun itu tidak terlalu ia pikirkan. Mobil itu kini sudah sampai di halaman kampus dan mereka kemudian turun dari dalam mobil.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kata bijak kurt cobain
Baca
+Pustaka
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

Yutta duduk sambil termenung di bangku yang terada di taman tersebut. Ingin rasanya Yutta menyerah, hari-hari yang ia jalani terasa berat baginya. Tak terasa air mata Yutta lolos begitu saja dari pelupuk mata indah, terkadang Yutta merasa iri dengan gadis-gadis seusianya. Mereka bisa melanjutkan kuliah, menggapai cita-cita mereka. Sedangkan Yutta? "Tidak, aku tidak boleh menyerah. Aku wanita kuat, ingat Yutta Tuhan tidak akan memberikan cobaan melampaui batas umatnya," ucap Yutta, ia mencoba menyemangati dirinya sendiri.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai kata bijak kurt cobain
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN HADES BAKER

KEBANGKITAN HADES BAKER

Julian bertanya dengan mata yang menatap lurus ke wajah Hades. Dia tiba-tiba mengingat sebuah ungkapan yang sangat populer dari jaman dulu. Yaitu, “Makan malam terakhir”. Dia merasa tidak nyaman jauh di lubuk hatinya sekarang. Julian membatin, “Sialan! Kenapa dia tiba-tiba membebaskanku dan mengajakku bergabung dengannya? Apa dia sengaja menyenangkanku terlebih dahulu. Sebelum mengeksekusiku? Bagaimanapun sangat tidak mungkinkan baginya untuk tiba-tiba berubah baik terhadapku! Apa dia tidak takut aku akan membalas dendam padanya suatu hari nanti! Setelah aku mendapatkan kebebasan!’
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai kata bijak kurt cobain
Baca
+Pustaka
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Dia dengan semangat mengetuk layar ponselnya, mengirimkan beberapa pesan, sambil menajamkan sudut bibirnya. Mungkin dia sedang memberi kabar pada dua rekannya. Baguslah, aku memang sengaja menjebak mereka. Karena itu, aku menghapus kata sandi laptopku. Pada saat yang sama, aku juga mengaktifkan fitur pemantauan layar komputer. Setelah semuanya selesai, aku menutup komputer dan melambaikan tangan kepada Jesli. "Selesai." Dia menurut, duduk di pangkuanku dan dengan lembut memijat lenganku.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kata bijak kurt cobain
Baca
+Pustaka
Cintaku Direbut, Takdir Membalasnya

Cintaku Direbut, Takdir Membalasnya

Sementara aku berada di perbatasan dan belum tentu bisa kembali. Namun, ketika aku pulang untuk mengembalikan uang, mentalnya benar-benar hancur. "Nggak mau ujian lagi! Yang mau ikut ujian, belajar saja sendiri!" Kertas-kertas ujian dan buku latihan beterbangan bagaikan pasir yang jatuh ke seluruh ruangan. Helena menarik kerah bajuku hingga membuat leherku sakit. "Kamu pulang dan ceraikan Yanto. Bilang dulu itu salah. Orang yang selamatkan dia itu aku!"
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai kata bijak kurt cobain
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status