Dermaga Kala
Kala tetap tidak mau kalah.
Iya, itu awalnya saat Kala hampir terpengaruh dengan apa yang Adimas katakan. Saat itu, satu hari yang lalu. Berhasil membuat Kala bergeming dan tidak tahu harus berbuat apa. Hebat sekali, Adimas. Entah angin darimana yang berhasil membawa Kala untuk terbang dengan pikiran nya sendiri, entah juga ombak darimana yang membuatnya hanyut. Rayuan Adimas? Tidak, dia sedang tidak merayu saat itu. bahkan— “Jangan seperti ini, Kal. Itu hanya segelintir ingatan yang membekas” coba? Sebutkan bagian mana yang merayu tapi pada nyatanya berhasil membuat Kala hilang. Hilang dengan pikiran nya sendiri.
Bab Populer