Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Kirana meletakkan ponsel sejenak, menatap keluar jendela kafe, lalu tersenyum nakal: > "Apa kabar Sita yang cantik itu? Pasti lebih cocok di hati ya? Kan sama-sama perokok 😝" Bumi hanya bisa tertawa terbahak, membayangkan keluguan dan kelucuannya: > "🤣🤣🤣" Kirana mengangkat ponselnya kembali, mengetik cepat sambil menahan tawa: > "Ya sudah, ganti saja dengan kesempatan jadi Dyah Pitaloka. Pokoknya harus 😝😝"
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai kata-kata bacotan pedas
Baca
+Pustaka
Disia-siakan Keluarga, Diratukan Ibu Mertua

Disia-siakan Keluarga, Diratukan Ibu Mertua

bisik Arkan. “Dodol apel, keripik apel, bakso Malang, nasi goreng seafood, sate padang, es campur, kerang saus pedes, terus....” Ucapan Hana terhenti saat Faris menyela. “Gak boleh makan pedes, Dek.” Hana menyeringai. “Ngomong-ngomong, yang mau dibeli banyak amat. Itu perut atau karet ya?” tanya Faris serius.
16.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai kata-kata bacotan pedas
Baca
+Pustaka
Benci Menjadi Cinta

Benci Menjadi Cinta

Sinta : punya dong kan ayah gua orang Jawa, sedangkan ibu gua asli orang si ni Clara : mantap berarti lu bisa bahasa Jawa dong Sin kan keturunan Jawa tuh Sinta : bisa sedikit-sedikit mah tapi gua cuman inget sama 2 kata doang Dewi : wih coba atuh ajarin gua biar bisa ngomong bahasa Jawa haha Sinta : gua aja cuman inget kata boten sama nggih doang haha Hilda : itu aja gua ngga tau artinya apa Sin Sinta : kalau boten itu artinya ngga kalah, kalau nggih itu artinya iya Clara : susah juga ya, nanti gua kalau ke Jawa ngomong dua kalimat itu aja deh haha Sinta : haha iya kali yang ada orang bingung Clar terus nanti ditanya apa malah jawab apa Dewi : hahaha yang ada orang jawanya ketawa Clar
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai kata-kata bacotan pedas
Baca
+Pustaka
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

ucap Pace, "setiap manusia wajib berbicara." "Lo waktu kecil dikasih makan apa sama Bokap lo? Logat lo bikin gue stroke," ucap Angga. "Waktu kecil beta makan papeda deng rica-rica. Enak batul .." Pace memegang perutnya, bernostalgia tentang makanan masa kecil. "Pantesan muka lo mirip rantai sepeda," Angga heran. "Papeda, Angga, bukan sepeda," jelas Pace, "Angga tuli, kah?"
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai kata-kata bacotan pedas
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

"Asiiiih! Kamu sengaja ya, masak pedesnya kebangetan kayak gini! Sengaja ya, mau bikin perut aku mules!" sungut Ira si nini pelet. "Pedes juga, tetap habis. Bacot luh tuh lebih pedes!" sinisku. Gak menghargai banget nih nini pelet, susah payah aku masak. Tinggal nelen aja, masih komen.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai kata-kata bacotan pedas
Baca
+Pustaka
ISTRI CERDAS PURA-PURA BODOH

ISTRI CERDAS PURA-PURA BODOH

Mata Elang menatap sang istri dengan tidak bersahabat. “Siapa yang mengajarimu untuk main kasar kepada istrimu?! Papah saja tak pernah sekalipun memukul mamahmu! Kalau kau berani memukul istrimu, itu sama artinya kau menyakiti mamahmu. Istrimu juga wanita, sama seperti wanita yang melahirkanmu!” Baskoro mencoba menyadarkan sang putra. Namun ternyata pengaruh alkohol itu sudah cukup kuat, hingga tak mampu menyerap nasihat dengan baik.
8.4316.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.0K kali sebagai kata-kata bacotan pedas
Baca
+Pustaka
Rest Area

Rest Area

Keren, kan? "Mang, tiga ribu yang pedes," kataku. Si Mamang cuma ngangguk. Mita yang sedari tadi diam cuma ikut saja. Aku memesan cilok dengan cabe bubuk dua sendok dan saos banyak dia fine-fine aja. Mungkin dia lagi PMS kali sampai males ngomong. Atau mungkin dia lagi terpesona sama anak-anak STM di ....
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai kata-kata bacotan pedas
Baca
+Pustaka
Perawan 200 Juta

Perawan 200 Juta

Aku hanya menggeleng untuk kesekian kalinya. "Kalau yang disitu, yang dekat pintu masuk sebelah samping. Ada bakso pedas, enak. Dalamnya isian cabe campur daging. Ada kuah taichan juga sampai level lima." Entah apa maksud pria bertato itu, tapi ceritanya mampu membuatku menoleh dan mendengarkan semua yang ia katakan. Dia menoleh ke arahku, alisnya terangkat, ada senyum tertahan di bibir itu. Aku baru sadar dia sedang menggodaku. Bibirku seketika mengerucut, manyun sempurna.
9.8117.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kata-kata bacotan pedas
Baca
+Pustaka
Jangan Mencintaiku

Jangan Mencintaiku

kata Tina pada Kayla dan Padil nyerocos, tak henti-hentinya cekikikan. Lima menit kemudian... Sampai membuat kedua orang itu bertanya di dalam hati, kapan bisa pesan? Kalau tak ada kata berhenti saat berbicara. "Gue bakso aja deh," jawab Kayla secepat mungkin. "Nasi goreng super pedas," sahut Padil.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai kata-kata bacotan pedas
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

dengus Meysa kesal "Puas"ucap Dimas "Pa saya pesen nasi goreng nya 2 porsi yah"ucap Dimas pada si penjual "Pa yang satu pedes yah pake banget"ucap Meysa "Iya neng" "Ngga ada pedes pedes , pa dua duanya jangan pake pedes , inget yah jangan pake pedes"ucap Dimas "Ihh aku pengen pedes "ucap Meysa merengek
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai kata-kata bacotan pedas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status