Keturunan 100 kg
tanyaku saat dalam perjalanan pulang.
"Kuman?"
"Itu pacar jadi-jadian Kakak, yang namanya … "
"Oh, iya. Nggak lah, ngapain dia datang lagi."
"Ya, siapa tahu kayak di pelem pelem. Datang ke acara nikahan, terus ngerusak acara dengan minta poto berdua sama Kakak. Kan berabe ane," ucapku dengan logat acak adul.
"Ya tinggal kamu nyelip di samping Kakak, trus singkirkan si kuman. Kamu kan ratu, mana mungkin bisa digantikan posisinya?"
Chapitres populaires