Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAMA PENGGANTI

MAMA PENGGANTI

Leo sudah tidak bisa menahan air matanya. Neta merengkuh Leo dalam dekapnya. Mencoba memberikan rasa nyaman untuk putranya. “Karena hati Mama buatan Tuhan. Kalau hati Mama buatan manusia mungkin hati Mama sudah rusak dan tidak berfungsi lagi” disela tangisan sang putra, Neta masih bisa melemparkan lelucon yang cukup membuat Leo tertawa sedikit. Hanya sedikit.
9.37.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai kata kata mutiara ibu menyentuh hati
Baca
+Pustaka
Kubuat Kau Mencintaiku!

Kubuat Kau Mencintaiku!

Menentramkan hati, menjernihkan pikiran. "Lo tahu?" Rain berkata lamat-lamat. Matanya perlahan memejam. "Kadang angin itu menyenangkan kayak sekarang, kadang juga bikin malapetaka kayak puting beliung. Gak nentu. Dia kayak seenaknya. Tapi satu hal pesan dari angin yang selalu bikin orang nyaman ... tergantung lo nikmatin angin itu sama siapa." Rain membuka matanya sedikit, melirik Dera. "Karena kenyamanan bukan dari luar, tapi dari sini." Rain menunjuk dadanya sendiri.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kata kata mutiara ibu menyentuh hati
Baca
+Pustaka
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Susan benar-benar tidak suka mendengar Nesa mengatakan Jika Vita adalah calon ibu mertuanya. Nesa hanya terdiam. Ia malas berdebat dengan Susan. Lagipula ada benarnya juga apa yang dikatakan ibunya itu. Tadi Nesa hanya keceplosan karena tidak ingin Ibunya kembali pada Pram dan melukai Vita. Perempuan itu selalu baik dan lembut pada Nesa. Ia tidak tega jika ibunya menyakiti perempuan yang juga sangat ia sayangi itu.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai kata kata mutiara ibu menyentuh hati
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Nyaris, purnama datang nestapa hilang Tidak ada lara, terhempaskan oleh malam Meski sunyi, sedu-sedan tiada datang Bahagia tentang rasa Disenyumkan oleh purnama walau sekejap Namun, mata berbinar layaknya bulan purnama Purnama rasa dalam hati mengucap. “Ada sercercah ucapku untukmu, Kak Fatin. Sercercah ucap yang bermadah 'terima kasih'. Awalnya aku hanya mendengar tentang kak Fatin, lantas aku malah merasa kagum akan Kak Fatin.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai kata kata mutiara ibu menyentuh hati
Baca
+Pustaka
Menjadi istri Kakak ipar

Menjadi istri Kakak ipar

Ibu Mega ikut memaki membuatku merasa emosi seketika. “Kalian boleh menghinaku tetapi tidak akan aku biarkan siapa pun menghina mendiang ibuku Mutiara, sekalipun itu adalah kamu, Ibu!” tukasku keras dengan berani pada wanita setengah baya yang merupakan ibu tiriku.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai kata kata mutiara ibu menyentuh hati
Baca
+Pustaka
Mereka Bilang Kakakku Pelakor

Mereka Bilang Kakakku Pelakor

kata ibu sambil tersenyum tipis saat melihat wajah Kia yang sudah siap memuntahkan lahar. “Kia ihlas kok, ihlas banget malah.” “Ihlas itu tidak usah dikatakan keras-keras dan tidak perlu memasang wajah cemberut begitu,” kata sang ibu dengan senyum bijak. Kia mengambil kembali makanan di piring sambil bergumam kalau ibunya terlalu baik.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai kata kata mutiara ibu menyentuh hati
Baca
+Pustaka
Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Kata-kata Val seperti bom kecil yang membuatku tertegun. Sebelum aku bisa bereaksi, Nenek tiba-tiba menyela, "Valerie! Kamu terlambat. Sekarang, kamu berutang dua hadiah padaku!" Val terkejut saat Nenek menariknya ke dalam pelukan erat. Nenek dikenal sebagai "Wanita Baja", tetapi aku tahu dia memiliki sisi lembut dalam hatinya. Dia hanya berpura-pura tangguh dan kejam.
8.1126.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai kata kata mutiara ibu menyentuh hati
Baca
+Pustaka
Ibu Tiri yang Buta Hati

Ibu Tiri yang Buta Hati

"Ini ... peninggalan dari ibuku! Kamu nggak boleh merebutnya!" Tapi Sandra tidak percaya sama sekali. Dia mencibir sambil mengagumi batu permata itu dengan tatapan rakus, "Kalau kamu bisa punya harta peninggalan seberharga ini, buat apa kamu jadi simpanan suamiku?" "Kamu bahkan berani mengutuk mati ibumu sendiri." "Bisa kubayangkan, ibu dari anak yang nggak punya malu sepertimu pasti selangkangannya juga kotor!"
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai kata kata mutiara ibu menyentuh hati
Baca
+Pustaka
Bakti Seorang Menantu

Bakti Seorang Menantu

Aku sengaja duduk ditepi ranjang samping Ibu, agak jauh sih, tapi aku dapat melihat wajah Mas Rahman di ponselku. Tapi saat aku mendengarnya, jika kita menyakiti hati Ibu mertua, tidak akan ada maafnya, sama halnya dengan Ibu tiri. Aku langsung takut dengan itu semua. Dan untungnya aku percaya pada takdir Allah. Yang sekarang aku alami adalah kehendaknya. Aku hanya perlu menjalaninya dengan penuh rasa syukur. Karena diluar sana masih banyak menantu yang nasibnya lebih tragis dariku. Meski mulut Ibu setiap bicara selalu bengis, tapi Ibu masih selalu perhatian padaku. Terima kasih, Bu. Meski mulut Ibu setiap bicara selalu bengis, tapi Ibu masih selalu perhatian padaku. Terima kasih, Bu. Meski
9.626.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 796 kali sebagai kata kata mutiara ibu menyentuh hati
Baca
+Pustaka
Saat Ibu Mertua Berkunjung

Saat Ibu Mertua Berkunjung

Seketika aroma woody menguar di seisi ruangan. Mas Akbar benar. Aku nggak boleh egois. Biarkan Ibu mertua dan anaknya bahagia, lagipula kapan memuliakan mereka jika tidak sekarang. Astaghfirullah … semoga aku dijauhkan dari pikiran-pikiran negatif pada ibu mertuaku itu. "Jangan lupa belikan Ibu daster merk kencana ungu Mas." Mas Akbar tersenyum manis. "Kamu masih ingat aja apa yang Ibu sukai."
22.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 707 kali sebagai kata kata mutiara ibu menyentuh hati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status