Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

ucap Reza, matanya berbinar. Kalia tersenyum, hatinya penuh dengan kehangatan. “Aku senang bisa sampai sejauh ini, Reza. Bahwa benci, bisa berubah menjadi cinta yang dalam.” Setelah makan malam, Ibu Rani mengajak Kalia ke kamar. Dia memberikan sebuah kotak kayu tua, di dalamnya sebuah kalung berlian berbentuk bunga mawar. “Ini kalung keluarga. Saya ingin kamu memilikinya, sebagai tanda bahwa, kamu bagian dari keluarga kami sekarang.”
104.0K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as kata kata mutiara keluarga
Read
+Library
Mertuaku Tak Ingin Cucu Perempuan

Mertuaku Tak Ingin Cucu Perempuan

"Ayah ... Adam mau bicara," kata Adam masih dengan nada sopan. Selama hidup, Adam belum pernah bicara kasar pada kedua orang tuanya dan itu sangat dihindari oleh Adam. Adam tahu karakter ayahnya seperti apa. Jika batu dilawan dengan batu, yang ada akan terjadi perpecahan. Pak Guntur duduk di ruang tamu dengan masih menahan amarah. Sedangkan Ibu Laila, Beliau ikut duduk bersama anak dan suaminya di sana.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as kata kata mutiara keluarga
Read
+Library
Karma : Kupermalukan di Akad Nikahnya

Karma : Kupermalukan di Akad Nikahnya

Kini aku memprotes juga pada anakku "Kenapa kami dingin? Mama sungguh ingin tahu? Itu karena Mama yang sudah bikin kami begini, sebagian yang terjadi coba mama introspeksi mungkin ini karma buat keluarga kita." "Apa maksud kata-katamu, Imel? Karma apa?" Aku menatapnya sambil mengernyit "Adakah Mama atau Papa pernah menyakiti orang, adalah sebuah dosa yang menjadi noda yang Mama sembunyikan? mengapa kita bisa berantakan begini? dari kecil kami sudah belajar agama lho, Ma, alih alih makin baik, semua orang sibuk dengan emosi dan dendam masing-masing, tidak ada seorang pun yang membentangkan sejadah sejak kejadian menyedihkan ini terjadi, kenapa?"
1095.9K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as kata kata mutiara keluarga
Show Reviews (10)
Read
+Library
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Nur
berharap ada produser yg melirik novel ini dan bisa di film kan, jujur novel mu ini keren banget mbak. aku tipe orang yg sulit memfavoritkan sebuah novel. dan sejauh ini, aku hanya memfavoritkan dua novel, salah satunya di upp orange, dan ke dua novel ini. sebab novel kalian risetnya dalam.
Read All Reviews
Sate Karak Untuk Menantu Miskin

Sate Karak Untuk Menantu Miskin

sahut Bu Indah dengan wajah heran. "Halah! Kalau menantuku itu anak sultan, turunan dari anaknya Mama Rita, adiknya Gigi gitu aku sambut pakai daging rendang, Bu! Atau, pigyu itu, yang terkenal! Lah wong ini, cuma anak pemulung besi aja kok, buat apa repot-repot dikasih daging? Lemak aja udah paling bagus untuknya, biasa dia juga makan sayur, paling banter ya, tahu tempe. Aku kasih lemak udah syukur! Kan sama-sama dari sapi! Menantu miskin itu kalau dienakin, takut malah melunjak nanti, Bu!" ujar Bu Ning menggebu-nggebu. Sementara Bu Indah, hanya mengusap dada dengan lapang. Dia berdoa, semoga saja anak perempuannya tak mendapatkan mertua kejam, seperti wanita di depannya.
1.4K viewsOn holdAdded to Library 45 Times as kata kata mutiara keluarga
Read
+Library
Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

, pikirnya dalam hati, sembari terus memutar otak mencari jalan keluar dari situasi ini. Melati makin bersemangat, seolah tak mau kehilangan momen untuk promosi. “Mutiara ini anaknya Tante Miranda. Dia itu lulusan University of Melbourne,” ucap Melati dengan nada kebanggaan yang sama seperti seorang sales kompor gas sedang memperkenalkan produknya. “Mutiara juga pinter masak, menguasai lima bahasa, ya kan, Tiara? Dan yang paling penting, dia itu bener-bener setia sama keluarga!” Bima hanya bisa tersenyum kaku, seolah wajahnya sudah dipasang topeng kehabisan ekspresi. Matanya melirik cepat ke arah Mutiara, yang tampak berdiri dengan penuh percaya diri.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as kata kata mutiara keluarga
Read
+Library
Terjebak Pernikahan dengan Duda Dingin

Terjebak Pernikahan dengan Duda Dingin

Cantika muncul dari dalam rumah dengan sebuah kotak kecil di tangan, mata bulatnya berbinar penuh semangat. “Mama!” serunya, menghampiri Kiara. “Cantik punya hadiah buat Mama!” Kiara melirik bingung. “Hadiah? Untuk apa?” Cantika menyerahkan kotak itu. “Untuk Mama dan adik-adik. Tapi lebih khusus buat Mama.” Dengan hati-hati, Kiara membuka kotak itu. Di dalamnya terbaring sebuah kalung mutiara sederhana, indah dan bersinar lembut. Kiara menatap anaknya, terkejut sekaligus tersentuh.
9.7121.0K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as kata kata mutiara keluarga
Read
+Library
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

ucapnya seraya tersenyum. "Masa, sih? Padahal aku hanya menyebutkan dua huruf pertamanya saja," ucap Rara merasa heran. "Iya. Aku juga gak tau. Mungkin, itu hal baru yang bagus." Rara mangut-mangut mengerti. Dia juga merasa senang jika ada seseorang yang senang karenanya. Jo memperhatikan kartu nama yang tergelantung di leher Rara, "Mutiara. Sepertinya akan lebih indah jika disempurnakan."
102.7K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as kata kata mutiara keluarga
Read
+Library
Cintaku Direbut, Takdir Membalasnya

Cintaku Direbut, Takdir Membalasnya

"Kakakmu dulu cuma emosi saja. Satu keluarga nggak hitung-hitungan. Kita ini satu keluarga, kenapa harus pisah." Ibu berbicara sambil mengumpulkan tumpukan uang itu dengan sapu tangan kecil bermotif bunga, lalu memasukkannya ke dalam kantong. "Budidaya mutiara dan jual mutiara. Ada sebuah kota kecil di pinggir Pulau Dalimun yang terkenal dengan mutiara. Aku dapat uang dari sana." Pada saat itu, Helena benar-benar kehilangan kesabaran dan membanting kursi.
7.7K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as kata kata mutiara keluarga
Read
+Library
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Sentuh hatinya? Keluarga macam apa ini? Tiara mendecak, antara bingung dan haru. Bagaimana mereka bisa menerima Tiara dengan semua tingkah ajaib dan konyol yang disengaja selama ini. Kalau dipikir ulang, Tiara jadi malu sendiri. Kekanakan sekali. Namun, balasan dari keluarga Bima justru sekalem ini.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 310 Times as kata kata mutiara keluarga
Read
+Library
Pelangkah Tanpa Syarat

Pelangkah Tanpa Syarat

kata Leo seraya menyerahkan kotak berwarna biru, yang berisi satu set perhiasan mutiara pilihan, dari sebuah daerah yang memang terkenal penghasil mutiara terbaik. “Terima kasih, Paman, Bibi!” kata Ragil sambil menerima kotak itu. Ia sengaja tidak memasukkan perhiasan itu sebagai mas kawin, karena memang itu ingin diberikannya secara khusus kepada Mina. Sementara mas kawinnya cukuplah sebidang tanah yang sudah ia berikan sertifikatnya waktu lamaran.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as kata kata mutiara keluarga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status