Lembaran Baru Kisahku
Melihatku begitu patuh dan pengertian, ia mengangguk puas.
“Kalau kamu bisa berpikir seperti itu, tentu lebih baik .…”
Belum sempat Omar menikmati kepuasannya, aku sudah melemparkan perjanjian perceraian ke hadapannya, lalu mengucapkannya dengan tegas dan jelas kata demi kata, “Omar, tanda tangani ini. Kita cerai.”
…
“Vera, kamu tahu apa yang sedang kamu katakan?!” teriak Omar dengan kaget.