Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENYESALAN

PENYESALAN

Tiba-tiba Plukk! Sebuah kotak terjatuh ke lantai. Aku memungutnya. Apa ini? tanyaku dalam hati. Perlahan aku membuka kotak itu, keningku berkerut ketika membaca tulisan itu. Target hari ini : Menikah dengan Keysha Target hari ini : Menikah dengan Keysha
9.7229.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai kata kata pelampiasan
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Di bawah judul kegiatan hari ini tertulis dengan huruf besar: “Menulis Surat untuk yang Telah Tiada – Terapi Kata sebagai Jembatan Jiwa” 08.00 – Pembukaan oleh Pak Nur Hidayat, Terapis Menulis Pak Nur, seorang pakar terapi menulis dan penulis buku-buku healing grief, membuka hari dengan kata-kata lembut namun menghunjam: “Ketika suara tak mampu menyampaikan duka, biarkan kata-kata dalam surat yang mengambil alih. Hari ini, kamu menulis bukan untuk dibaca, tapi untuk didengar oleh semesta dan jiwamu sendiri.”
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kata kata pelampiasan
Baca
+Pustaka
Luka Perselingkuhan

Luka Perselingkuhan

* Catki Batu lado -> cobek Cemeeh -> hinaan
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai kata kata pelampiasan
Baca
+Pustaka
KEMBALI PULANG

KEMBALI PULANG

jawab Lisa keras kepala. "Apa yang mau kamu selesaikan? Semua kemarahan yang ada di kepalamu selama ini? Baik, silakan. Keluarkan saja semua makian yang kau punya. Lalu kalau sudah selesai, segera tinggalkan rumah ini." "Aku tidak ingin memaki, aku hanya ingin tahu bagaimana rasanya menjadi ibu yang kejam?" ucap Lisa tanpa ampun. Bu Gayatri memandang Lisa dengan marah.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai kata kata pelampiasan
Baca
+Pustaka
Katanya, Aku Pelit

Katanya, Aku Pelit

Keterlaluan Tiara, meriang seharian aku dibuatnya. Duit hilang bikin makan pun tak kenyang. Maksudnya, tak kenyang kalo cuma sepiring. Untuk mengobati rasa kecewa, esoknya aku memilih untuk menenangkan diri di warkop Kak Limah. Terlihat Angga, Adit, dan Andi duduk menatap ponsel. Sepertinya mereka sibuk push rank. Sedangkan Yosi sedang duduk di ayunan. Kuhampiri, lalu menyapanya dan bertanya mengapa dia tak masuk kerja.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai kata kata pelampiasan
Baca
+Pustaka
The Bastard CEO: CEO-ku yang Dingin

The Bastard CEO: CEO-ku yang Dingin

Setelah pelampiasan terakhirnya selesai, maka pria itu akan segera mengirim Kate menuju ke ambang kematiannya. Roland menurunkan ritsleting celana panjangnya dengan kilau dahaga yang otomatis terbit selepas menyaksikan gundukan polos tanpa lembaran penutup di area paling tersembunyi milik Kate. Dia menjamah celah itu dengan seringai bangga, lantas memaksakan aset kebanggaannya masuk tanpa persiapan.
9.932.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata kata pelampiasan
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Tetesan lendir bening itu melumasi paha bagian dalamnya secara merendahkan martabat seorang wanita penipu. Dibombardir berulang kali pada titik paling sensitif, mahasiswi penyebar hoaks itu kembali menjerit melengking memecah suara derit engsel meja. Tubuhnya bergetar dahsyat dihantam gelombang orgasme kedua yang seketika melumpuhkan seluruh sendi lutut penyangganya hingga nyaris ambruk ke lantai. -> Koreksi arsitektur: karena paragraf sebelumnya 2 kalimat, ini saya pecah jadi 3 kalimat. Dibombardir berulang kali pada titik paling sensitif, mahasiswi penyebar hoaks itu kembali menjerit melengking memecah suara derit engsel meja. Gelombang orgasme kedua langsung menghantam rahimnya tanpa bela
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai kata kata pelampiasan
Baca
+Pustaka
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

“Pantas saja sikapmu aneh hari ini. Ternyata cuma karena sekotak krim perawatan kulit!” “Dasar wanita desa! Semua dipermasalahkan!” Aku pun menoleh, senyum sinis terpancar di wajahku. Aku bersiap membalas, tapi… sudut mataku menangkap bulu mata Dimas bergetar. Dalam sekejap, seluruh amarah dan kekesalanku menguap, layaknya balon udara yang pecah. “Keluar! Aku nggak mau kita bertengkar!”
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai kata kata pelampiasan
Baca
+Pustaka
Lenyap Usai Kata Pisah

Lenyap Usai Kata Pisah

Kata-kata yang telah Revan latih selama perjalanan helikopter yang tergesa, penggalian yang putus asa, dan penantian yang menyiksa, lenyap begitu saja seperti debu yang tersapu angin panas. Saat berdiri di hadapan Sofia, di tengah kehancuran pasca longsoran, hanya sebuah maaf yang terbata-bata dan menyakitkan yang berhasil ia ucapkan.
9.744.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata kata pelampiasan
Baca
+Pustaka
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Ia menyisipkan satu halaman contoh joint statement—kalimatnya mengkilap: “Kami bersepakat memperkuat tata kelola dan menjaga kepercayaan.” Arga meletakkan kertas, kedua telapak tangan saling menekan. “Ibu Adela,” katanya tenang, “apa yang Anda sebut ketenangan bukan ketertiban. Ketenangan bisa dibeli dengan satu rilis, bertahan dua hari. Ketertiban lahir dari tata kelola dan proses—bertahan bertahun‑tahun.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kata kata pelampiasan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status