Suami Meninggalkanku Saat Gempa, Dia Menyesal Saat Aku Memilih ke Selacau
Saat gempa dahsyat menghantam, suamiku justru mendorongku hingga jatuh demi menyelamatkan mahasiswi miskin yang selama ini dia santuni.
Aku tertimbun reruntuhan. Batu-batu bata menghantam tubuhku hingga organ hatiku robek, dua tulang rusukku patah, dan bayi dalam kandunganku tewas karena lemas.
Akan tetapi, tepat saat aku akan didorong masuk ke ruang gawat darurat, suamiku justru mencegat dokter.
"Selamatkan Aisha dulu! Dia syok berat dan rentan anemia. Ambil darah Zoya saja, golongan darah mereka sama."
Rumah sakit itu adalah milik Keluarga Aditya, keluarga suamiku. Dokter itu sempat ragu sejenak, tetapi akhirnya dengan tangan gemetar, dia menuruti perintah sang tuan muda.
Akibat penanganan
Bab Populer