تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Suami Wasiat Kakek

Suami Wasiat Kakek

Cafe lencana ungu ini memang tempat favorit bagi Katarina, sampai tempat duduknya berulang kali tetap di sudut pojok. “Kak matchalatte satu,” pesan Katarina pada seorang wanita yang ada di kasir. “Matcha mulu, sesekali beli kopi, Kak!” ujar Elegi pelan. “Aku tidak mengopi, kamu saja yang pesan kopi kaya orang tua saja!” ledek Katarina terkekeh. “Dih, gak gitu juga, Kak. Oiya, mbak aku pesan cappuccino saja satu ya,” pesan Elegi.
108.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 182 مرة ضمن kata kata secangkir kopi
قراءة
+مكتبة
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Gerakannya cekatan, karena sudah terbiasa membuatkan kopi ayahnya. Tak lama, secangkir kopi panas sudah jadi. Kayla mendorong cangkir itu ke arah Bhargava. “Nih.” Bhargava menerimanya dengan senyum semanis madu. “Thanks, Kay.” Kayla kemudian ikut duduk di stool sebelahnya, menyandarkan siku di meja, masih memegang gelas air dinginnya. “Sekarang ngomong. Katanya penting banget,” ucapnya datar, tanpa menoleh.
1044.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 1.2K مرة ضمن kata kata secangkir kopi
قراءة
+مكتبة
Istri Kedua Sang Presdir

Istri Kedua Sang Presdir

Sesekali, matanya melirik ke arah mesin kopi, memastikan suara gemuruhnya tetap stabil. Dua cangkir dengan model berbeda sudah berjajar rapi: mug kaca bening khusus Olivia—yang isinya latte panas dengan taburan cinnamon tipis—dan mug hitam polos berisi kopi hitam pekat kesukaan Keandra.
104.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 96 مرة ضمن kata kata secangkir kopi
قراءة
+مكتبة
I Coffee You

I Coffee You

Mereka tidak ada yang tahu tentang tempat tersebut, kalaupun Kiki tahu lebih pada jika dirinya menyukai menu disana. “Mas pesan XCoffee buat kita?” tanya Kiki setelah memberi kode jika pekerjaannya akan dimulai. “Memang kenapa? Kopinya enak, aku belum menemukan kopi yang seenak ini.” Diego mengatakan dengan santai sambil meminum kopi miliknya. “Apa yang nggak enak buat kita kalau gratisan.” Kiki mengatakan dengan santai yang ditanggapi dengan suara tawa Diego “Mas, rapikan penampilan. Kalau mau cepat pulang, buruan berdiri.”
101.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 25 مرة ضمن kata kata secangkir kopi
قراءة
+مكتبة
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

Angga berdehem, merasa dihiraukan. "Blushing tu apa, Angga?" Pace berbisik. "Blushing itu kopi susu," ucap Angga dengan nada yang dibuat serius. "Ngapain lo berdua masih disini? Pulang sono!" usir Vicky. "Iya, ini udah mau pulang." Angga memakai sepatu, kemudian bangkit dan berjalan keluar. "Lo ngapain disini?" tanya Vicky saat melihat Pace yang belum beranjak.
3.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 69 مرة ضمن kata kata secangkir kopi
قراءة
+مكتبة
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Saat rapat dewan direksi berlangsung, dia duduk di kursi utama, menatap kosong serat kayu cendana merah pada kotak dokumen di hadapannya selama 40 menit. Pola serat kayu itu sama dengan bahan yang kugunakan untuk mengukir jimat keselamatan untuknya. Yang dihancurkan Nara. Kak Eki membatalkan undangan untuk menghadiri seminar medis internasional. Bukan karena ditunda. Melainkan karena dia tidak pernah mau lagi naik ke meja operasi. Katanya, tangannya tidak lagi stabil. Kak Dimas mencabut izin praktik pengacaranya.
2.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 82 مرة ضمن kata kata secangkir kopi
قراءة
+مكتبة
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

Seorang pramusaji kapal menawarkan aneka snack dan minuman. "Kopi hitam dua. Satu dengan gula, satu tanpa gula," kataku. Aricha menoleh ketika mendengar aku memesan dua gelas kopi hitam. "Masih minum kopi pahit kan?" tanyaku. Ia mengangguk. "Masih suka pakai kalung tasbih dan gelang Kokka juga?" tanyaku lagi. Ia meringis. Aricha sangat menyukai kopi, selain aromanya yang enak alasan lainnya karena pesan gurunya.
109.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 287 مرة ضمن kata kata secangkir kopi
عرض التقييمات (10)
قراءة
+مكتبة
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
قراءة كل التقييمات
Jarak Rindu

Jarak Rindu

Cangkir kuning bentuk kepala kucing. Naya bisa merasakan Kopi hangat mengalir ke tenggorokan dan turun ke perut. Ia bisa merasakan kepalanya terasa ringan sedikit demi sedikit. Plong. Untuk sejenak, Naya membayangkan hari-harinya yang biasa: bangun, mandi, berangkat ke pabrik dengan kepala penuh rencana perbaikan fasilitas, bukan daftar panjang pertanyaan penyidik.
670 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 24 مرة ضمن kata kata secangkir kopi
قراءة
+مكتبة
Bosku Galak

Bosku Galak

Oke, dua jantan ini mulai lagi. Cape deh. (***) "Jangan jatuh please! Jangan!" Aku berjalan hati-hati dari arah pantry ke ruang meeting sambil membawa lima cangkir kopi yang kuletakan di atas nampan. Sejujurnya ada rasa deg-degan saat aku membawa hasil racikan kopiku ini ke hadapan para petinggi, siapa sangka tugas pertamaku setelah menjadi sekretaris Raka adalah membuat kopi.
1027.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 918 مرة ضمن kata kata secangkir kopi
قراءة
+مكتبة
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

katanya ceria. Ia meletakkan nampan itu di atas meja. Di atasnya, ada secangkir kopi hitam instan yang masih mengepulkan uap wangi, dan segelas air putih dingin. “Kopi hitam saset, sih. Nggak tahu seleramu atau bukan. Tapi setidaknya ini panas,” kata Rani.
1020.5K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 759 مرة ضمن kata kata secangkir kopi
قراءة
+مكتبة
السابق
123456
...
10
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status