Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Dani duduk di sampingnya dan menyerahkan biji kacang itu ke telapak tangan Lina. Saat itu, aku tiba-tiba mengerti bahwa istilah “jiwa yang menangis” itu nyata. Kelembutan mereka, tidak pernah ada untukku. “Tapi ....” Lina menunduk, lalu berkata dengan suara pelan, “Aku sudah mengirim banyak pesan dan Kakak nggak membalas. Apa dia masih marah? Kalau dia benar-benar nggak pulang ... hatiku rasanya hampa.”
15.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 621 kali sebagai kata kata senja galau
Baca
+Pustaka
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

kata Rafa pelan. Rendra menyalakan senter kecil dari ponsel. “Tenang, paling sebentar.” Mereka bertiga duduk di ruang tengah, hanya diterangi cahaya redup. Tidak ada TV. Tidak ada suara lain. Hanya hujan dan napas. “Aneh ya,” kata Rafa. “Dulu gelap kayak gini bikin aku mikir macem-macem.” “Sekarang?” tanya Anggi.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kata kata senja galau
Baca
+Pustaka
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Larry meraung seperti binatang, menerjang, dan hendak mencekik wanita penuh kejatan itu, tetapi polisi cepatcepat menahannya. Keluar dari kantor polisi, langit sudah gelap. Dia berjalan menyusuri jalanan dingin tanpa tujuan, seperti arwah gentayangan. Tanpa sadar, dia sampai di depan makamku. Foto di batu nisanku masih tersenyum cerah. “Sevy, maafkan aku.” “Maafkan aku .…” Dia mengulang kata itu ratusan kali, menangis sampai suara pecah.
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai kata kata senja galau
Baca
+Pustaka
Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

kata Bulan, lalu menggandeng tangan Galih dan melangkah masuk ke dalam kereta. Senja terpaku. Menatap kereta yang perlahan mulai bergerak menjauh. Tak ada air mata yang jatuh. Tak ada teriakan lagi. Bulan sudah memilih jalannya sendiri. Dan Senja menghormatinya. “Ayo pulang,” ajak Safia pelan. “Doakan saja semoga Galih tidak seperti yang digosipkan.” Senja menatap rel yang kini kosong. “Biar waktu yang membuktikannya.”
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai kata kata senja galau
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Senior Galak

Sentuhan Panas Senior Galak

Padahal dia juga sudah berdamai dengan keadaan, tetapi kenapa perasaan kesal itu susah sekali dihilangkan. Serem juga lirikan ibunya Zea, membuat Saga memindah chanel siaran lainnya. Kali ini audio memutar suara the latins Bunga maaf. Saga kembali mengikuti liriknya. "Kini waktu terasa berbeda, tanpa hadirmu keras hati yang dulu bicara berujung pilu. "Andai angin mengulang sebuah masa yang telah usang, 'Kan kutelan isi bumi hanya untukmu. Terima bunga maafku, layu termakan egoku. Meski ku tahu tak bisa."
9.899.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai kata kata senja galau
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Mereka berdua masih bersipandang hingga senyum di bibir mereka lenyap berganti dengan ekspresi ragu-yakin-cemas-bangga dan sebagainya. Udara mulai beraroma lumut basah ketika senja me-merah menembus tirai air terjun di hadapan mereka. Sinar temaram menyorot wajah Mangkugalon yang mulai tampak berbeda. Kulitnya bersinar samar, seperti menghirup cahaya dari Kitab Angin Tertambat. Senala memandangi siluet Mangkugalon, ada garis asing di wajahnya yang dulu penuh tawa. “Ajian pamungkas itu ….” Suara Senala mengambang seperti kabut, “Apa namanya?”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kata kata senja galau
Baca
+Pustaka
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

tegas Tiara. Nanta pun tak berkata lagi. Percuma menyadarkan seseorang yang sedang kasmaran. Dia berdiri memandang mentari yang sebentar lagi akan benar benar meninggalkan hari. 'Senja memang indah, seindah orang yang menyukainya' batin Nanta. Saat matahari benar-benar telah tenggelam, Nanta dan Tiara pulang. Sepanjang perjalanan mereka tak saling bicara, hanya bunyi langkah kaki yang menemani.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai kata kata senja galau
Baca
+Pustaka
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Geliatan liar membabi buta Senja malah makin mengobarkan nafsu Badai yang sudah mencapai titik kulminasinya. "Maafkan Saya... Maafkan Saya..." ucap Badai terus menerus sambil menurunkan tubuh mungil Senja di ranjangnya, dan langsung saja membungkam bibir merah yang terus saja memalingkan wajahnya kekiri dan kekanan, karena terus saja berupaya menghindari ciumannya.
1056.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kata kata senja galau
Baca
+Pustaka
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

Note Sebenarnya ketika kita sedang dilanda kegalauan, mendengarkan lagu lagu galau hanya akan membuat kita semakin sakit. Tapi pada kenyataannya musik seperti itulah yang terasa enak untuk kita dengarkan. Karena mungkin ia lebih bisa memahami perasaan. Tiba-tiba Nana menelefon seseorang. "Halo Ka! Ini aku Nana," ucapnya. "Oh, ada apa?" ucap seseorang yang berada di seberang panggilan tersebut.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai kata kata senja galau
Baca
+Pustaka
Dinikahi CEO berstatus Duda

Dinikahi CEO berstatus Duda

Hembusan angin sore, begitu menenangkan membuat Anna dan Mario hanyut dalam perasaannya masing-masing. "Jika diibaratkan senja, aku ingin terbit dan tenggelam membawa sejuta kesan yang mendalam" Mario berujar tanpa menoleh pada Anna. Ia begitu menikmati pemandangan langit senja yang kian menawan. Anna menoleh, "Senja itu memang lukisan tuhan yang paling indah, namun aku tak begitu menyukainya. Sebab ia selalu saja pergi tanpa kepastian"
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai kata kata senja galau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status