Cinta yang Tak Mungkin Kembali
Selama lima tahun menikah, aku tidak pernah minum alkohol di hadapannya.
"Safira, gelas ini aku persembahkan untukmu."
Cairan itu mengalir ke tenggorokanku, membuatku tersedak dan batuk tanpa henti.
Melihat hal itu, kening Declan berkerut. Dia mengulurkan tangan, hendak menepuk punggungku. Aku refleks menghindar, menutupi sudut mataku yang memerah.
Tangannya membeku di udara, wajahnya langsung menggelap. "Brenda, kamu benar-benar nggak masuk akal."