KEMBALINYA SANG RATU
“Jika engkau ingin mempertahankan tanah ini, engkau harus memahami satu hal—perlawanan tidak selalu tentang mengangkat senjata. Perlawanan adalah memahami kapan harus berbicara, kapan harus diam, kapan harus bertahan, dan kapan harus bergerak.”
Lintang mengangguk. Ia memahami pesan itu. Di dalam naskah yang ia baca, tertulis bahwa leluhur Buton telah menghadapi banyak gelombang penjajahan, dari bangsa asing hingga pengkhianatan dari anak negeri sendiri. Namun, mereka bertahan bukan dengan sekadar kekuatan, tetapi dengan ilmu yang diwariskan dalam diam, dalam bayangan, dalam akar yang tak terlihat namun kokoh mencengkeram bumi.
Di Jakarta, Kabut Politik yang Mengeras