Sehangat Dekapan Mantan
Yang ada hanyalah proses kecil, sunyi, dan melelahkan—belajar hidup sendiri lagi, dari hal-hal yang paling sederhana.
Pada minggu-minggu pertama, Raya bahkan harus mengingatkan dirinya sendiri untuk mandi tepat waktu. Bukan karena malas, melainkan karena tubuh dan pikirannya masih terbiasa berbagi ritme dengan orang lain. Kini, apartemen itu sepenuhnya miliknya. Sunyi, tapi jujur. Ia menata ulang jadwalnya, menempelkan catatan kecil di kulkas, mengisi hari-harinya dengan rutinitas yang perlahan kembali teratur. Bangun pagi tanpa menunggu siapa pun. Sarapan sederhana. Bekerja. Pulang. Tidur. Ulangi.
Jagara masih menghubunginya.
Hot Chapters