KETIKA SUAMIKU MEMBAWA PULANG ISTRI BARU
ujarnya sembari mengambil minyak gosok dari atas nakas, lalu duduk di dekat kaki ranjang.
"Enggak usah, Mas. Mas sudah capek jagain aku terus," larangku saat melihatnya hendak memijat kaki ini.
"Enggak, tuh. Biasa saja. Lebih capek kamu."
"Ssshh, pelan-pelan, Mas." Aku meringis pelan ketika dia mulai memijat betis.
"Sakit?"
"Linu, Mas. Betisnya pada ngilu."
"Tuh, kan. Kamu, sih, terlalu aktif ke sana-kemari. Sudah mas bilang duduk saja istirahat," omelnya sembari mulai memijat kakiku dengan lembut.
Bab Populer