BENALU
Ternyata setelah keluar dari rumah masih bisa mengganggu hidupku.
“Berapa utang belanjanya?” tanyaku penasaran. Sambil mengatur nafas.
“Banyak, Mbak. Ini notanya,” Mak Wesi menyodorkan notanya. Mataku mendelik Saat melihat tulisan nominal pada nota tersebut. Hampir satu juta. Beras satu karung dua puluh kilo, telur satu karpet, gula, kopi, teh, mie instan satu kardus, aqua satu kardus, sarden lima, susu dua kaleng, minyak sayur lima kilo dan beberapa camilan.