Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUDAH TAK PERAWAN

SUDAH TAK PERAWAN

Perjalanan kami lanjutkan dan salon adalah tujuan berikutnya. Sebuah salon kecantikan ternama yang singgah dalam mimpi pun tak pernah, kini memanjakanku. Aku menjalani perawatan menyeluruh, mulai dari luluran, membersihkan kuku-kuku, creambath dan maskeran serta facial.
1094.3K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as keramas di salon
Read
+Library
Suami Penggantiku Pura-Pura Miskin

Suami Penggantiku Pura-Pura Miskin

Tak lama datang orang salon yang sudah Raffa booking selama satu minggu sebelum pesta pernikahannya. “Kita lakukan di kamar aja ya, Mbak,” ajak Alle mengajak dua orang salon itu menuju ke kamarnya, lebih tepatnya kamar Raffa. Alle langsung menidurkan diri ketika dua orang salon itu mulai memijat seluruh tubuh Alle menggunakan lulur rempah-rempah agar badan tetap wangi juga sehat. Tak lupa satunya memijat dan membersihkan bagian kuku kaki, tangan, serta bulu rambut halus milik Alle agar bersih.
1098.8K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as keramas di salon
Read
+Library
Gadis Lugu Milik CEO Duda

Gadis Lugu Milik CEO Duda

"Mama sudah lama sekali tidak pergi ke salon dan membeli baju baru. Kamu mau kan, menemani mama pergi ke salon?" "Iya, Ma." Seika langsung menyanggupi permintaan Diana. Mereka pergi ke pusat perbelanjaan yang paling besar di pusat kota. Seika pikir Diana hanya meminta ditemani, tapi wanita itu ternyata menyuruhnya untuk melakukan treatment kecantikan. Seika tidak tahu apa yang dilakukan oleh pegawai salon tersebut pada kuku, rambut dan wajahnya. Namun, rambutnya sekarang terasa lebih halus, kukunya terlihat lebih cantik, wajahnya pun terlihat lebih bersinar.
10387.6K viewsCompletedAdded to Library 10.5K Times as keramas di salon
Read
+Library
Kerayon patah

Kerayon patah

jawab balla Kembali lagi kekantin, suasana dikantin itu cukup ramai dan terlihat kelompok dyon dan kawan kawanlah yang paling ramai, karna arya dan dyon ini sangat cocok kalo bersama, apalagi ditambah niki, kantin kantor itu serasa milik mereka, saking ramenya mereka, saat mereka sedang ngobrol, datanglah niki baru selesai solat Wih si bos dateng nik, pak bos silahkan duduk " ujar dyon meledek, tawa lepas dari yang lain
104.5K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as keramas di salon
Read
+Library
Membungkam Mertua Dengan Penghasilanku

Membungkam Mertua Dengan Penghasilanku

"Kerja? Kamu kerja apa memangnya?" "Kerja di salon Mas, aku harus cari uang sendiri. Karena punya suami pelit!" ucap Mega tanpa menatap Hamdan dan sibuk mengenakan high heels dan dress bermotif flower di atas lutut memperlihatkan kaki Mega yang mulus. "Kamu kerja di salon, tapi seperti mau pergi ke pesta!" tukas Hamdan yang dari tadi tak lepas memperhatikan Mega.
10166.1K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as keramas di salon
Read
+Library
Menjadi Belahan Jiwa CEO

Menjadi Belahan Jiwa CEO

ucap Pamela yang datang dari sebuah sisi. Pemilik salon itu sudah menyeret meja rodanya. Untuk membawa hamparan peralatan make up yang lengkap. "Salon ini cukup nyaman. Kenapa bisa sepi?" cuap Jennara, spontan saja. "Entahlah, Nona Jennara. Mungkin, karena banyak yang lebih murah... Tapi, tak apa, Keluarga Ragantara masih menggunakanku sebagai ahli rias terpercaya mereka," ungkap Pamela. Mulai meneliti wajah Jennara.
10924 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as keramas di salon
Read
+Library
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

Dahayu meminta sembari mengusap pipi Sang suami, “Aku juga ingin ke salon deh, Mas. Boleh tidak? Ingin creambath.” “Hey, apa aku tidak salah dengar? Kamu ingin creambath?” Arka bertanya dan direspon dengan anggukan kepala oleh Dahayu, “Wah, tumben sekali? Biasanya kamu paling malas untuk pergi ke salon.” “Karena ada Damara, aku hanya takut kalah cantik dari dia.”
3.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as keramas di salon
Read
+Library
Suami Dadakanku Ternyata Cucu Konglomerat

Suami Dadakanku Ternyata Cucu Konglomerat

Soraya melambaikan tangan kepada Damar sambil tersenyum. Damar ingin ikut mendampingi Soraya perawatan..Tapi sayangnya ini adalah salon khusus wanita. Dan tidak boleh ada lelaki yang masuk ruang perawatan. Damar hanya masuk sampai ruang penjualan tas dan aksesoris wanita saja dalam salon itu. Tidak masuk ke ruang khusus perawatan salon. "Kenapa sih aku tidak boleh masuk?" tanya Damar kepada pegawai di sana.
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 369 Times as keramas di salon
Read
+Library
Jodoh yang Tertunda

Jodoh yang Tertunda

Hari ini, aku akan mengambil sedikit uang dan memanjakan diri. Beberapa lembar uang merah sudah ada dalam genggaman. Segera aku amankan ke dalam dompet. Dengan langkah mantap, aku masuk ke sebuah salon yang tidak terlalu besar, tapi tampak sedikit ramai. Paling tidak, jika pengunjungnya banyak, berarti salon ini lumayan bagus. Begitu masuk, aku langsung disambut oleh resepsionis yang tersenyum ramah. “Selamat siang, Kakak. Mau perawatan apa, hari ini?” sapanya ramah. Aku langsung mendekat.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as keramas di salon
Read
+Library
Dikira Pengangguran Ternyata Hartawan

Dikira Pengangguran Ternyata Hartawan

tanya Isha saat mengikuti mertuanya masuk ke salon. “Kita berdualah. Masa Mama saja. Kamu juga harus perawatan. Pasti Bhumi tidak pernah ‘kan ngajak kamu ke salon kecantikan?” timpal Laksmi. “Pernah, Ma. Kan saya juga punya krim perawatan wajah dari salon,” jelas Isha. “Oya? Mama kok ga lihat tadi. Apa kelewat ya?” Laksmi tampak berpikir.
1048.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as keramas di salon
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status