Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Posessive Boyfriend [Indonesia]

My Posessive Boyfriend [Indonesia]

"Langit dibalik menimpa laut, laut dibalik menimpa langit. Tapi Tuhan tak pernah memutuskan buat membalik mereka. Karena Tuhan tahu, ada hal-hal yang harus dilindungi oleh masing-masing. Laut itu indah, di dalamnya ada suka duka. Tempat bekerja bagi para nelayan juga. Di sana, gue nggak tahu bakal menemukan apa. Tapi di sini, dengan melihat deburan ombak yang tenang, gue menemukan diri gue tiba-tiba baik-baik saja. Laut itu, sebuah mahakarya, hadiah dari Tuhan untuk kita." Jeno memaparkan. "Dari yang aku tangkap, kamu suka laut karena deburan ombak itu," laki-laki itu menunjuk jauh ke sana, "membuat kamu merasa tenang, 'kan?"
107.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 171 Beses bilang kesimpulan laut bercerita
Read
+Library
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Ia meletakkan kembali handphonenya lalu membuka sebuah buku bacaan. Ia mencari pembatas halaman buku untuk membaca sambungan dari halaman yang telah ia baca sebelumnya - sebuah buku kumpulan cerpen yang berjudul Narasi Rindu dari para penyair asal NTT yang tergabung dalam Komunitas Rumah Sastra Kita. Buku antologi itu mengangkat tema Pesan Perdamaian dari Bumi Flobamora untuk Nusantara Seri 2.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 132 Beses bilang kesimpulan laut bercerita
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

Angin laut kembali terdengar jelas setelah Elian menyelesaikan ceritanya. Ombak memukul batuan di bawah tebing dengan irama yang pelan namun terus-menerus, seolah waktu sendiri ikut berjalan bersama suara itu. Tidak ada yang langsung berbicara. Evelune berdiri dengan tenang, matanya masih tertuju pada laut yang luas. Cerita tentang ibunya terasa seperti bayangan lama yang tiba-tiba muncul kembali di antara cahaya pagi.
10554 viewsOngoingIdinagdag sa Library 21 Beses bilang kesimpulan laut bercerita
Read
+Library
PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

“Tapi bukan akhir dari petualangan kita. Kita punya banyak cerita baru untuk ditulis bersama.” Ailsa menguap kecil. “Besok kita naik pesawat lagi?” “Iya, Besok kita pulang,” jawab Rebecca lembut. “Tapi kita bawa semua cerita indah ini ke rumah.” Azrael menatap langit. “Aku mau cerita ke teman-teman sekolah. Tentang laut yang bisa bercahaya, dan ikan-ikan lucu, dan juga naik perahu!”
101.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 44 Beses bilang kesimpulan laut bercerita
Read
+Library
Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

“Kadang aku merasa ombak ini menceritakan sebuah cerita yang belum selesai. Sebuah cerita yang kita belum bisa mengerti sepenuhnya.” Arfan berdiri di samping mereka, lalu memandang laut yang terbentang luas. “Laut itu memang misterius. Tapi kita sebagai manusia harus belajar mendengarnya. Bukan hanya dengan telinga, tetapi juga dengan hati.”
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang kesimpulan laut bercerita
Read
+Library
WANITA PENAKLUK SAMUDRA

WANITA PENAKLUK SAMUDRA

"Dia... dia bersamamu." Mala hanya mengangguk pelan. Ya, dia bersamaku. Setiap napas air adalah dia. Setiap gelombang adalah sentuhannya. Ia menatap ke laut lepas, ke cakrawala yang kini membentang luas, bebas dari uap hitam Houtman. "Harganya... sangat besar," Mala akhirnya berkata, suaranya pelan, seperti bisikan ombak. "Tapi Houtman tidak akan kembali. Racunnya sudah diserap lautan."
10542 viewsOngoingIdinagdag sa Library 18 Beses bilang kesimpulan laut bercerita
Read
+Library
Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

"Aku nggak marah. Aku datang untuk beri kalian hadiah." Kata-kata ini seketika membuat semua orang terdiam sejenak. Hadiah? Hadiah apa? "Ikutlah denganku." Seusai berbicara, Anita berjalan keluar dari tempat acara. Begitu mereka keluar, sebuah kembang api memelesat ke langit dan langsung mekar. Kelopaknya berjatuhan bagaikan hujan. Selanjutnya, satu demi satu kembang api menerangi langit.
4.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 106 Beses bilang kesimpulan laut bercerita
Read
+Library
Perawat Pribadi Tuan Mafia

Perawat Pribadi Tuan Mafia

Hanya suara deburan ombak yang terdengar. Kimi melirik sesekali dari sudut matanya. Ia melihat Kian yang kini memejamkan matanya. "Laut itu menenangkan ya.." ucapnya. Kimi menoleh sempurna. Kian membuka mata dan ikut menoleh padanya. "Saya suka laut. Entah kenapa, laut itu membuat saya tenang." "Tapi, nyatanya laut itu berbahaya." "Kamu benar. Tapi, sebenarnya tergantung bagi yang menikmatinya saja. Bagi seorang penyelam, laut tenang itu obat stress untuk mereka."
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 48 Beses bilang kesimpulan laut bercerita
Read
+Library
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

Bayangan saat tante berlutut di lantai area istirahat, saat dia berjongkok dengan wajah merona, hingga ekspresi wajahnya saat menelan cairanku… semakin dipikirkan, rasanya tubuhku menjadi semakin gerah dan bergairah. Aku pun mengeluarkan ponsel, lalu mengirimkan pesan Whatsapp pada tante, [Tante, sudah tidur?] Setelah menunggu belasan detik, dia membalas singkat, [Belum.] Hatiku langsung kegirangan dan membalas, [Jangan-jangan lagi merindukanku?] [Sembarangan.] Dia membalas dengan sangat cepat, lengkap dengan sebuah emoji memutar bola mata.
13.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 411 Beses bilang kesimpulan laut bercerita
Read
+Library
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Lalu berkata, “Kau sungguh beruntung, Angon Luwak” “Beruntung kenapa Kanjeng Ratu?” “Saat kau terseret arus gelombang tsunami waktu itu. Satu gulungan cairan berwarna kelabu berasal dari dasar laut amat dalam di sekitar Samudera Hindia tanpa sengaja menutupimu. Itulah Tenaga inti Segoro (Samudra). Sumber tenaga tanpa batas, seluas lautan samudera” jelas Kanjeng Ratu Nyai Roro Kidul.
98.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 216 Beses bilang kesimpulan laut bercerita
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status