Sentuhan Panas Papa Mertua
"Aku tidak ingin menjadi pria yang hanya mencintaimu ketika semuanya terasa mudah. Aku ingin menjadi rumah yang tetap berdiri untukmu saat dunia di luar terasa begitu melelahkan. Bersamamu, aku belajar bahwa cinta bukan tentang seberapa sering kita mengucapkan 'aku mencintaimu'. Cinta adalah memilih orang yang sama setiap hari, bahkan ketika waktu mengubah segalanya. Memilih untuk tetap tinggal, tetap mendengar, tetap memahami, dan tetap berjuang."
Mata Melani mulai berkaca-kaca. Ia tidak menyangka malam ini Agam melamarnya. Bahkan pria itu sama sekali tidak memberikan clue atau tanda akan melamarnya.
Bahkan baru saja tadi sore, Rose serta yang lain mendoakannya agar segera di lamar oleh Aga