Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Surat Gugatan Cerai untuk Mas Dharma

Surat Gugatan Cerai untuk Mas Dharma

Laras mengetikkan balasan: “Berarti Nala ikut Mas ke kantor? Nggak pulang dulu?” [Mas Dharma]: “Ya. Ikut ke kantor saya setelah saya jemput.” Setelah itu, Laras tidak punya pilihan selain menjawab: “Baik, Mas. Nanti sebelum pesan makanan, pastiin dulu menu yang buat Kanala bebas kacang ya, Mas. Dia kan ada alergi.” [Mas Dharma]: “Saya sudah tahu. Nggak perlu kamu ingatkan.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai ketika mas gagah pergi
Baca
+Pustaka
Kali Kesembilan Dia Pergi

Kali Kesembilan Dia Pergi

Raka pun tersenyum lebar seperti anak kecil yang baru saja diberi permen. Aku menontonnya semua dari bayang-bayang, merasakan sesuatu di dalam diriku hancur untuk selamanya. Aku lalu menyelinap keluar dari klub. Di jalan, aku memesan tiket sekali jalan ke Montana. Akhirnya … semuanya benar-benar berakhir. Pukul sebelas malam saat aku kembali ke vila, kupikir Raka masih akan keluar merayakan, tetapi dia sudah di rumah, menunggu di ruang tamu.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai ketika mas gagah pergi
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

“Tiga hari diam dan Mas itu merasa semua udah beres. Kamu lihat sendiri, kan? Aku cuma mau pulang, kok. Aku enggak kabur.” “Kalau enggak kabur kamu harus ngomong ke Pak Gagah,” kesal Oky. “Apa mungkin dikasih pergi? Bisa-bisa Mas itu dipanggil pulang sama bapaknya dan bisa habis diamuk.” “Ya, biar aja diamuk bapaknya. Itu urusan mereka. Bukan urusan kamu lagi. Kalau mau pergi dari sini kamu enggak perlu mikirin soal itu lagi.”
10821.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.3K kali sebagai ketika mas gagah pergi
Tampilkan Ulasan (334)
Baca
+Pustaka
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Baca Semua Ulasan
Merpati Tanpa Sayap

Merpati Tanpa Sayap

tekan Mas Sagara. Jawaban Mas Sagara membuat dada Marsha semakin sesak. Berharap Mas Sagara akan sedikit menghargai perasaannya, nyatanya hal tersebut tidak terjadi. "Aku pergi sekarang!" Tanpa menunggu tanggapan tiga monster cantik di depannya, Mas Sagara berlari meninggalkan bangunan setengah jadi itu tanpa berkata-kata lebih. Tap Tap Tap "Masss!! Kamu mau kemana, Mas!" pekik Marsha.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai ketika mas gagah pergi
Baca
+Pustaka
Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

"Iya. Pergi dari sini. Aku sedang tidak main-main. Aku muak lihat muka kamu." Mas Guntur diam sejenak, kemudian menganggukkan kepala. Dia beranjak dari duduknya. "Oke. Tidak perlu diusir. Aku tau aku bisa pergi dari sini sendiri, tapi ingat, jangan pernah menyesal kalau aku melakukan apa yang aku inginkan." Dia langsung pergi setelah mengatakan itu. Aku mengembuskan napas pelan, setidaknya tidak ada lagi yang berbicara aneh-aneh juga menyebalkan seperti Mas Guntur. Dia itu menyebalkan.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai ketika mas gagah pergi
Baca
+Pustaka
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

"Duh, kayak apa saja. Kamu nggak anggap Mas sahabat lagi?" "Bukan gitu, Mas." "Sudah, nggak perlu ngomong gitu lagi. Bakalan panjang dan Mas nggak pulang-pulang nantinya." Mahesa segera balik badan setelah bersalaman dan berpamitan dengan Puspa. *****
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai ketika mas gagah pergi
Baca
+Pustaka
Ipar Pengusir Sepi

Ipar Pengusir Sepi

Angel tampak geram. “Sabar Mbak sabar! Tadi Ira pergi ke luar dengan Mas Malikh,” jelasnya. “Ke luar? Ke mana?” “Eeee, kalau soal itu aku ndak tahu Mbak soalnya Mas Malikh waktu pergi ndak ada bilang-bilang ke aku!” “Loh, kok bisa ndak tahu? Ndak usah bohong kamu, ndak mungkin Mas Malikh pergi ngajak Aira ndak ada bilang-bilang!” Angel merasa ragu.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai ketika mas gagah pergi
Baca
+Pustaka
Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

tanyaku gusar. tut ... tut ... tut ... Kok di matikan? Aku makin penasaran. Apa mungkin kamu menghianatiku, Mas? -------------- Suara mobil memasuki halaman. Sepertinya Mas Agung pulang. Tumben masih siang sudah pulang. "Assalamualaikum." "Waalaikumsalam, Mas. Kok tumben sudah pulang ?" "Dek, lihat ponsel Mas, nggak? Sejak tadi dicari-cari nggak ketemu. Sampai-sampai Mas ikut meeting dengan Pak Beni sejak tadi pagi nggak pegang ponsel."
9.31.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56.3K kali sebagai ketika mas gagah pergi
Tampilkan Ulasan (319)
Baca
+Pustaka
amelia skincare
bagus sekali alurnya, membuat waktu senggang sy terisi dengan baik dan seru banget. makin penasaran tp terputus2 karna update nya agak lama. mungkin masih sibuk, dan emg butuh waktu juga. saya memaklumi
Stien Samantha
saran buat penulisnya jangan ditambah-tambah terus bab nya, kalau kepanjangan jadi bosen juga ceritanya muter2 terus. kapan tamatnya kalau ceritanya gak habis"??? trus babnya pendek harus byr koin terus
Baca Semua Ulasan
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

Kukejar dia hingga teras rumah. “Mas, mau ke mana?” “Aku harus menemui Caca!” “Jangan sekarang! Mas baru pulang dari opname. Besok saja.” Hawa dingin udara malam terasa pekat. Ditambah dia pergi dalam keadaan marah.
1031.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 682 kali sebagai ketika mas gagah pergi
Baca
+Pustaka
Rahasia Suamiku

Rahasia Suamiku

sungutku kecewa mendengar keluhannya. "Oh, bukan gitu sayang, aduh ... salah lagi deh. Bukan gitu sayang, maksud Mas, Mas nggak enak keseringan batalin janji, nanti dikiranya Mas nggak profesional. Pokoknya Mas janji ini yang terakhir kalinya Mas pergi ke luar kota. Lagian Mas juga nggak mau lagi pergi ke luar kota, kandungan kamu juga bakal makin besar makin mendekati hari kelahiran, Mas nggak mau melewatkan hari bersejarah dalam hidup Mas," ucapnya dengan binar kebahagiaan tampak di kedua netranya.
10125.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai ketika mas gagah pergi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status