PELAN PELAN SAYANG
ucap Wanda dengan suara bergetar, menunduk dalam-dalam.
Kevin mengangguk sambil menepuk bahunya pelan. “Ya, sama-sama. Nanti Om kabarin hasilnya. Sekarang kamu pulang dulu, tenangkan diri, ya.”
“Iya, Om,” sahut Wanda pelan, kemudian berpamitan bersama asistennya dan sopir.
Saat mereka melangkah keluar, Kevin menatap layar ponsel yang masih menampilkan video itu, rahangnya mengeras, dan matanya berkilat penuh amarah.
Hot Chapters