Ifat
“Ya jelas Fathan, dong! Dia tinggi, tegap, gagah, bahu dan dadanya bidang. Dulu waktu masih tergila-gila sama dia, mengkhayal menempelkan kepalaku di bahunya saja sudah bikin aku mabuk kepayang. Hahaha..,”
“Hush! Jangan keras-keras ketawanya. Nanti Mama terbangun!”
Serentak Ika menutup mulut. “Nah, kalau Fatih, atau Bang Ifat itu, kan agak kurusan, lebih pendek lagi dari Fathan.”
“Kalau soal sikapnya? Siapa yang lebih..,”
“Fathan! Dia ramah, gentleman lagi. Sementara Fatih, mm, agak pemalu, ya? Agak pendiam juga. Sudah begitu, kalau aku tidak salah lihat, dia agak..,”
Hot Chapters