Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Harsa menunduk sesuai maksud Ayu. Sebenarnya harusnya paham bahwasanya maksud dari Ayu ini semuanya hidupnya tidak mendongak ke atas tetapi menunduk sehingga Ayo bisa lebih merasakan nafas dari Harsa. karena dari dulu Ayu itu kalau tidur sukanya ada angin yang mengitari sekitar dirinya. dulu Ayu terbiasa dengan kipas angin sekalipun itu adalah kipas angin kecil yang digerakkan oleh mamanya. karena hal ini tidak terjadi pada air pada usia yang sudah remaja dewasa saja tetapi mulai dari ia kecil.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kipas angin duduk
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Angin berembus dari arah utara, dingin menusuk, membawa sisa aroma hujan yang belum sepenuhnya sirna. Nayla duduk di tepi jendela kamarnya, menatap kosong ke luar. Dari tempatnya, ia bisa melihat jalanan sepi dengan sesekali suara kendaraan lewat, hanya menimbulkan jejak cahaya sebentar sebelum hilang ditelan gelap. Tangannya menggenggam sebuah cangkir berisi teh yang sudah lama mendingin. Uapnya tak lagi mengepul, sama seperti hangat di hatinya yang kian memudar.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kipas angin duduk
Baca
+Pustaka
Pengantin yang Tertukar

Pengantin yang Tertukar

Pantas saja selama di restoran dia diam saja dan tidak terlihat sehat. "Baiklah, tapi besok saja aku belikan kipas anginnya. Jika kau tidak tahan dinginnya AC, kau bisa mematikannya." "Mematikan? Tapi itu tidak mungkin. Aku pernah mematikannya dan rasanya seperti direbus. Lagipula jendela kamar tidak ada yang bisa dibuka untuk membiarkan angin masuk." "Kalau jendela bisa dibuka, bukan hanya angin, tetapi pencuri pun akan masuk."
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai kipas angin duduk
Baca
+Pustaka
Rawi, Sang Jejaka Super

Rawi, Sang Jejaka Super

“Tugasmu adalah latihlah pernafasan dan tenaga dalammu di atas bangku itu. Posisi duduk harus bersila, dan upayakan kamu bisa duduk diam tenang.” “Tapi, Pakdhe … .” Matanya memancarkan sebuah ketakutan. Bagaimana nanti kalau tidak seimbang? Bagaimana nanti kalau terjatuh?” “Tidak ada kata “tapi”, usahakan yang terbaik.” Rawi tetap memandang Pakdhe Surya mencari jawaban atau sedikit bantuan ide. Namun, Pakdhe Surya hanya mengangkat bahu.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kipas angin duduk
Baca
+Pustaka
Terpikat Hasrat CEO Dingin

Terpikat Hasrat CEO Dingin

Mataku tertuju pada kipas angin besar di pojokan ruangan. Tanpa pikir panjang, aku berjalan ke sana dan menyalakannya, membiarkan angin dingin menerpa tubuhku. Aku berdiri di depan kipas, mengangkat sedikit bagian bawah bajuku agar udara bisa membantu mengeringkannya lebih cepat. Aku terlalu fokus pada apa yang kulakukan sampai tidak sadar pintu ruangan terbuka. “Nona Seraphina?”
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kipas angin duduk
Baca
+Pustaka
BERUANG GUNUNG ALTAY

BERUANG GUNUNG ALTAY

Sejuknya angin mengurangi kepenatan tubuh. Oldi duduk bersama Kirei di dekat bibir jurang. Inara dan Maysha duduk di belakangnya. Mereka mengeluarkan makanan dan minuman dari tas masing-masing. Raka membiarkan mereka untuk beristirahat. Padang rumput ini merupakan wilayah yang sangat terbuka, tapi keadaan di sekitar mudah terpantau sehingga ketahuan jika datang ancaman.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai kipas angin duduk
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Mas Dosen

Istri Pengganti Mas Dosen

Hembusan angin dari AC berkapasitas 2 PK yang disetel 16° lama-lama membuat bulu kuduk Bumi meremang karena hawa dingin mulai menusuk masuk dari kemejanya. Bumi masih bergeming di atas sofa panjang. Sepasang mata elangnya yang biasa menatap tajam mahasiswa, kini melembut tanpa sadar saat melintasi ruangan dan mendarat pada sosok yang telentang di ranjang-nya.
9.9155.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai kipas angin duduk
Tampilkan Ulasan (57)
Baca
+Pustaka
Yoshi Dwi Ramadani
bagi yang suka drama keluarga, recommended banget ceritanya... manisnya dpt, kesel juga dpt terutama dari emak n kakaknya... bucinnya bumi ke Maura sweet banget. cuss masukin dalam daftar baca favorit kalian y guys.. don't miss it ;")
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Dibalik Bayangan Masa Lalu

Dibalik Bayangan Masa Lalu

dan tidak mampu untuk memaksakan dirinya lagi untuk bergerak. Kipas angin yang terpasang di langit-langit kamar berputar pelan di atas kepalanya. Suara mesinnya yang dalam terasa menghipnotisnya. Hari masih sangat oagi dan hanya ada secercah cahaya yang menerangi kamar dari gorden jendela yang terbuka sedikit.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kipas angin duduk
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dia kembali duduk dengan benar karena ulah Dante yang dengan santainya mengecup punggung tangannya. "Kalau kecil kan mudah kebawa angin." Memang benar. Tapi gak sekecil itu juga helikopternya. Dan ya... sepertinya tidak akan terbawa angin jika terbang dalam cuaca yang cerah. Namanya juga Mataya. Apa pun yang ada di pikirannya pasti akan dikeluarkan dengan sangat jujur. "Kalau ngantuk, nyandar sini." Dante menunjuk lengan kokohnya. Mataya pun langsung menurut. "Tadi gak tidur, kan, kamu? Ngapain di dalam kamar?"
1068.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kipas angin duduk
Baca
+Pustaka
Ojol Simpanan Artis Cantik

Ojol Simpanan Artis Cantik

Angin aneh mendadak berputar cepat di bawah telapak kakiku. WUSH! Tanpa sengaja, emosiku yang tidak stabil memicu pecahan 'Jurus Angin Duduk'. Hantaman angin kencang mendadak tercipta dari bawah sofa, berhembus memutar ke atas meja kaca dengan sangat cepat. Sret! Sret! Sret! "Eh, draf kontraknya!" teriak Ciska panik.
11.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai kipas angin duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status