Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bara Dendam Membara

Bara Dendam Membara

Dia belum tahu bahwa perasaan tersebut adalah naluri, semua firasat tersebut mulai terbangun tepat ketika pintu utama rumah mereka terbuka untuk orang ketiga Suatu hari ketika sore matahari hampir tenggelam, suasana Kediaman Zhang terasa berbeda. Zhuo sedang duduk di ruang belajar, menekuni buku matematika di dalam angka-angka tersusun rapi, tetapi pandangan mata sesekali beralih ke arah pintu setengah terbuka, disaat terdengar suara langkah kaki lebih berat dan lambat, seolah enggan dikenali siapapun.
538 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai kisah nyata alam barzah
Baca
+Pustaka
Wanita Barbar Sang Ustaz

Wanita Barbar Sang Ustaz

ceklek Pintu terbuka, Ihsan membuka mata seakan disadarkan dari lamunannya tentang Aisyah. Apa Nur sudah pulang. Baguslah dia tak pulang terlalu larut malam. Ihsan ingin bangkit dari rebahannya di atas sofa, namun tak jadi ketika mendengar suara yang tidak familiar di telinganya. "She... untung suami Elo nginep di pondok. Apa jadinya kalau liat Elo pulang dalam kondisi mabuk seperti ini!!!" terdengar suara berat Ziva yang kesusahan memapah tubuh Aynur.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kisah nyata alam barzah
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Tuan Barra

Mengejar Cinta Tuan Barra

Barra yakin tadi Sarah sedang menggerutu bukan bersenandung, namun ia enggan menanyakannya lagi karena takut merusak mood Sarah. Setelah makan, Barra langsung mengajak Sarah ke sebuah taman yang sedang mengadakan acara bazar amal. Di stand itu tidak menjual barang-barang mewah ataupun makanan mahal, namun Barra tetap datang kesana demi memberikan donasi untuk pembangunan panti asuhan. "300 juta? apa bapak tidak salah menuliskan nominalnya?" tanya sang ibu panti dengan ekspresi wajah tercengang saat menatap cek di tangannya.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai kisah nyata alam barzah
Baca
+Pustaka
Biarlah Kita Berakhir di Sini

Biarlah Kita Berakhir di Sini

Keesokan harinya, Lea mengambil cuti dari pekerjaannya. Dia pergi ke sebuah kuil. Di dekat ibu kota, ada sebuah kuil bernama Heros yang katanya sangat sakral. Selama bertahun-tahun, Lea sudah berkali-kali datang ke sana. Setiap kunjungan, dia selalu berlutut lama di depan altar. Dia berdoa agar Maybell bisa tenang di alam sana.
39.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kisah nyata alam barzah
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Wanita Yang Terhina

Balas Dendam Wanita Yang Terhina

"Haruskah aku balas dendam padanya?" deg
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kisah nyata alam barzah
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Bos Baruku

Satu Malam dengan Bos Baruku

Ia tak lagi bisa percaya, kekasih yang selama ini ia banggakan ternyata tidak seperti kenyataannya. Pintu lift terbuka. Tampak beberapa orang pria dari penumpang lift dari dalam sana. Emily seka air matanya. Berlalu masuk, Emily tau ia harus kemana malam itu. Sky Bar. Salah satu Bar yang ada di hotel pilihan Jorell untuk merayakan pesta ulang tahun laki-laki itu. Namun, karena Emily ingin memberikan kejutan padanya, Emily berpura-pura membatalkan pertemuan mereka siang tadi.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kisah nyata alam barzah
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Duda Bar-bar

Terjerat Pesona Duda Bar-bar

*** *Brawijaya Internasional school* "Heh, ditanya malah ngelamun!" Rendi menyenggol bahu Galang, membuat cowok itu mengerjap dan tersadar dari lamunannya. ​"Lo lihat apaan sih, Lang? Serius amat," tanya Rendi kepo, matanya ikut menyipit, memandang ke arah gerbang Brawijaya International School yang mulai dipadati mobil-mobil mewah.
485 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kisah nyata alam barzah
Baca
+Pustaka
Lembaran Baru Kisahku

Lembaran Baru Kisahku

“Kalau menurutku, pria sampah seperti Omar itu seharusnya sejak lama kamu campakkan. Mulai sekarang, biar aku yang menjagamu dan melindungimu.” Bagas bukan hanya pandai bicara, dia benar-benar menepati ucapannya. Selama beberapa hari berikutnya, dia hampir tak pernah meninggalkanku. Dia sendiri yang menyuapiku obat dan makanan, perhatiannya begitu telaten dan penuh kelembutan. Di bawah perawatannya, tubuhku perlahan pulih. Selama bertahun-tahun di Negara A, Bagas juga telah meraih cukup banyak pencapaian. Dia mendirikan sebuah perusahaan permainan online. Awalnya dia ingin aku menjadi asistennya, namun aku menolaknya dengan halus.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai kisah nyata alam barzah
Baca
+Pustaka
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

Aku yang berada di posisi belakang berpikir dalam hati, ‘kalau ini masih dalam batas yang diizinkan, mari dicoba yang lain! Aku pun mendekatkan hidungku ke punggungnya. Setelah mengendus beberapa kali, aku menggeser posisinya ke arah tali bra, mengusapkan hidungku di sana beberapa kali, lalu mengendusnya lagi. Setelah itu, aku diam-diam mengirimkan pesan, [Tante, badanmu wangi sekali!] Rasanya seperti menunggu selama satu abad sampai dia membalas pesan. Aku sempat agak kecewa, tapi nyali nakalku belum mati. Bagaimanapun, dia tak menghindar atau memprotes, ‘kan?!
13.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai kisah nyata alam barzah
Baca
+Pustaka
Bara Wisanggeni: Reinkarnasi Dewa Api

Bara Wisanggeni: Reinkarnasi Dewa Api

lanjut Kriya pelan. Ia mengambil alat pemindainya dengan tangan yang tidak bisa berhenti gemetar. "Bagi dia, kau adalah matahari yang baru saja terbit di tengah malam panjangnya." Rian mengepalkan tinjunya. "Selamat datang di realitas BARA, Rian," bisik Kriya pahit. "Kau baru saja membangunkan musuh tertua kami." Terlambat.
10669 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai kisah nyata alam barzah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status