Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MR. D

MR. D

ucap seluruh pejuang yang telah hadir berjumlah puluhan orang dari para pemuda-dan pemudi keturunan Kiai. “Ono cerito akhire tanah Jawa. Kuto-kuto podo musnah tanpo nomo,” sebuah dendangan kembali terdengar nyaring dari sela-sela hutan belantara Wonosalam namun tiada tahu siapa yang mendendangkan dan dari arah mana jelasnya arah syair di lagukan. Sebuah syair berbahasa Jawa yang berarti, ada cerita di akhir jaman kota-kota di tanah Jawa hancur hilang namanya.
106.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 137 Beses bilang kisah tanah jawa gua jepang
Read
+Library
Koloni Betaverse

Koloni Betaverse

"Tidakkah kau tahu? Ada suatu masa ketika wajah Jepang maupun Korea—sepertimu—menjadi tren yang diidolakan selama puluhan dekade." Si gadis hanya bergeming dan tersipu. Sejak pertama masuk kerja belum ada seorang pun, mulai dari pesuruh kantor hingga petinggi Badan Otoritas Kota, yang secara blak-blakan menyanjung dirinya. "Kawai—dalam bahasa Jepang." Si profesor berbicara dengan santai. Dia berdiri di situ sambil menyemprotkan cairan pembersih kuman ke kartu serta tali gantungannya. Setelah itu dia mengusapinya dengan sapu tangan tersebut. "Seperti mendiang istriku, Alina. Dia campuran Indonesia Jepang."
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang kisah tanah jawa gua jepang
Read
+Library
Lingsir Wengi -Tembang jawa

Lingsir Wengi -Tembang jawa

Pintu kayu itu masih rapat tertutup. Tapi suara tembang Jawa itu makin jelas, makin menusuk ke telinga Ratna, seolah-olah penyanyinya berdiri persis di ambang rumah. “Lingsir wengi… sliramu tumeking sirno…” (Tengah malam… bayanganmu lenyap…) Ratna memejamkan mata, tangannya menutup telinga, tapi tetap saja suaranya masuk, meresap, menggema di dalam kepalanya. Air matanya jatuh tanpa sadar.
861 viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang kisah tanah jawa gua jepang
Read
+Library
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Maka dari itu tiga hari perjalanan menjadi lima hari perjalanan, ditambah satu malam tidur di bawah pohon yang ternyata sarangnya lebah, dan satu pagi dikejar ayam hutan yang tidak terima wilayahnya dimasuki kuda asing. Cempaka menikmati semuanya. Setidaknya itulah yang Bagas simpulkan dari cara kuda itu mendengus setiap kali Bagas tersandung atau mengeluh. Ketika kaki Gunung Merapi akhirnya terlihat di kejauhan, Bagas sudah kehabisan separuh bekal, seluruh cadangan semangatnya, dan satu sandal yang hilang di rawa pada hari ketiga.
742 viewsOngoingIdinagdag sa Library 21 Beses bilang kisah tanah jawa gua jepang
Read
+Library
Pendekar Semprul

Pendekar Semprul

--- Malam semakin larut. Dari atas bukit di ujung desa, sesosok siluet berdiri menghadap ke arah Kademangan. Jubahnya putih, matanya menyala merah samar. Di tangannya, segumpal batu hitam memancarkan denyut seperti jantung. Ia bicara pelan pada angin. “Jaka Warangan... kau baru membuka pintu pertama. Tapi di baliknya... tersimpan rahasia yang akan menghancurkan seluruh tanah Jawa.”
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 66 Beses bilang kisah tanah jawa gua jepang
Read
+Library
JEJAK SANG PEWARIS

JEJAK SANG PEWARIS

ujar Kakek Sanjaya dengan nada jijik. Isabela tersenyum dingin dan menjawab sinis, “Tuan Besar benar. Keluarga Desplazado memang rumput dan Keluarga Sanjaya adalah padi. Maafkan kami, Tuan Besar. Mungkin Tuan Besar telah salah menilai Adelia. Dia hanya rumput, bukan padi. Rumput tak mungkin tumbuh bersama padi, karena selamanya rumput akan tetap disingkirkan supaya tidak mengganggu pertumbuhan padi. Kami mohon izin untuk membawa Adelia kembali ke Granda Peko. Bagaimanapun, tampaknya Keluarga Desplazado tidak akan pernah layak untuk masuk dan menjadi bagian dari Keluarga Sanjaya.”
1025.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 596 Beses bilang kisah tanah jawa gua jepang
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

tutur Ibu yang langsung berdiri hingga membuat Dafa harus mendongak untuk melihat Ibunya. "Apa kamu tahu? Si Hanum, suaminya merantau ke Jakarta nggak pulang-pulang dan sekarang jadi apa? Jadi janda, Dafa! Apa yang Hanum dapat dari dia tinggal disini? Jawab Ibu!"
9.89.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 260 Beses bilang kisah tanah jawa gua jepang
Read
+Library
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Kami pun melangkah kembali ke kamar kos. Aduh... Mas Gavin.., baru mikiran kami aja udah gempa begini! Memang sudah takdir untuk kita ya... hmmm... entah, bagaimana aku harus cerita kepadamu. Entah, kamu akan menerima ceritaku atau tidak urusan nanti. [1] Diambil dari bahasa Jawa yang berarti “gempa kecil”.
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 69 Beses bilang kisah tanah jawa gua jepang
Read
+Library
Playboy Kampus

Playboy Kampus

“Barangkali aku memerlukan trik yang lebih jitu sekarang. Soalnya aku selalu gugup bila bertemu cewe itu. Aku jadi bingung. Aku kehilangan semua kosakata yang sudah aku tata,” “Tak perlu juga banyak berkata-kata,” “Iya. Tapi tetap perlu ngomong juga. Kalau hanya diam, bagaimana dia bisa tahu aku menyukainya?” “Bukankah dengan isyarat dia akan tahu? Apa lagi dia cewe Jawa. Betul bukan? Cewe Jawa akan lebih peka dengan bahasa isyarat. Mereka sangat peka untuk membaca apa yang tersirat. Beda dengan orang luar Jawa. Orang luar Jawa lebih senang to the point. Bukankah kamu lebih paham itu?”
109.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 382 Beses bilang kisah tanah jawa gua jepang
Read
+Library
Diana, The Virgin Wife

Diana, The Virgin Wife

kata Liana kepada Diana dalam bahasa Jawa. Diana tertawa mendengarnya. Liana dan Dino memang getol belajar bahasa Jawa selama di Yogyakarta. Mereka sering mengutip peribahasa dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Setiap kali mendengar bahasa Jawa, Diana selalu teringat Bi Inah, pembantu yang membesarkan Diana. Diana memang lebih rindu pada pembantunya dibanding orang tuanya.
1011.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 279 Beses bilang kisah tanah jawa gua jepang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status