Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lost You in the Melody

Lost You in the Melody

Padahal dari pagi sampai siang cuacanya sangat cerah, lalu barusan sekali tiba-tiba mendung datang dengan membawa hujan rintik-rintik. Keira mengambil ponsel nya untuk mengubah lagu yang akan didengar. Ia pikir saat mendung gerimis seperti ini “Kiss in the Rain” merupakan lagu yang sangat tepat untuk didengarkan. Lagu itu mulai terdengar mengalun lembut di telinganya. Nadanya terdengar sangat mendayu-dayu. Ia merasa bahwa rasa sakit dari lagu tersebut sampai tepat di hatinya. Entah apa pesan sebenarnya dari lagu tersebut, namun rasa sakitnya sungguh terasa. Bahkan disaat pertama kali Keira mendengar lagu itu di umur 11 tahun, ia menangis sehari semalam karena merasa terharu. Rega sampai meny
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai kiss rain piano
Baca
+Pustaka
Dance in the Rain

Dance in the Rain

Tak jarang cewek-cewek itu dalam sekejap menjadi sosok menggemaskan dengan suara yang diimut-imutkan. Bahkan tidak sedikit yang mengirimkan pesan setiap malam, hanya demi memintaku mengirim voice note - telepon jika perlu, sebagai lagu pengantar tidur. Sementara makhluk yang satu ini, manusia bernama Rain - bukan Raina - sama sekali tidak menunjukkan ketertarikan sedikit pun. Dia memang berbeda. Sangat berbeda. "Ya makanya nggak usah pakai basa-basi segala. Apa yang lo mau?" Suara galak Rain masih terdengar di ujung pelantang suara.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai kiss rain piano
Baca
+Pustaka
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Kemudian, dia menoleh dan menatap Gwen dengan tenang. Gwen memasang ekspresi masam. Dia tidak menyangka Sienna benar-benar berani naik ke panggung. Baiklah, dia akan membuat wanita jalang itu mendapat malu malam ini! Dia akan membuat Sienna menjadi sosok yang dikucilkan orang-orang di lingkaran sosial. Gwen berkata, "Sienna, aku akan main 'Kiss the Rain', kamu mainkan 'The Devil's Trill', ya." Dia melempar senyum, lalu berjalan pergi dan duduk di depan piano.
9.3855.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.5K kali sebagai kiss rain piano
Tampilkan Ulasan (296)
Baca
+Pustaka
Syima Hasyim
dr sinopsis atas tu udah tau cerita akn panjang dan bertele-tele sbb sienna akan ke luar negeri lgi bertemu FU YANCHENG YG X DEKAT DENGAN WANITA, JATUH CINTA DENGAN DESIGNER BARULAH(SIENNA),YG TOLONG SIENNA KETIKA SUSAH D LUAR NEGERI,harapan sy author jgn tenggelamkan watak jacob ya,SEMANGAT AUTHOR.
Nita Nita
dear mimin, klow boleh saran tolong cepet di ketahui donk klow sis nana sodaraan si shankar kuda......biar lily pingsan lngsung mati. trus biarkan Desmond blik Normal dan siena bisa hidup bahagia breng Desmond, gimana pun itu kan cinta matinya dan dibandingkan jakob aq lbih milih desmon cuz dia tulus
Baca Semua Ulasan
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Maka dari itu, banyak sekali kalangan orang menyukai piano ini dan juga membuat pikiran menjadi tenang seketika. By the way, Anggi memainkan musik . G Minor Bach - Lou Ni.Musik dalam lagu ini benar-benar menggambarkan kesedihan dengan tempo yang cepat. Rasanya seperti menyayat hati. Setelah Anggi menyelesaikan memainkan tombol tuts piano itu, kini giliran Grace lah yang memainkannya yang dibantu oleh Anggi. Terlebih dahulu gadis itu memberikan arahan pada tata letak jemari Grace dan juga kembali mengulang tuts piano tersebut. Anggi mengajarkan Grace dengan tenang agar gadis itu bisa memainkannya dengan nyaman dan juga mengeluarkan melodi yang indah.
1046.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kiss rain piano
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

"Rain, kamu kenapa?" Rain tidak menggubris pertanyaan Kia dan menghempaskan tubuh perempuan itu di ranjang. Dia berbaring di atas tubuh Kia kembali mencium bibir perempuan itu. Bagaimanapun Rain berusaha untuk tidak bertindak lebih jauh selain meringankan efek obat. Rupanya Kia tidak begitu saja membiarkan Rain terbebas. Secara refleks sebelum Rain bangkit dari ranjang, Kia justru menarik tubuhnya sehingga posisi Kia berada di atas. Rain terkejut saat Kia mengambil alih kendali sengaja memancing gairahnya. Sentuhan Kia membuatnya mengerti jika perempuan itu menginginkan lebih. Tatapan matanya tampak kabur saat Kia mulai memposisikan diri. Merasa terhina Rain kembali mengambil alih dan membia
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai kiss rain piano
Baca
+Pustaka
AMETHYST Pengantin Terkutuk

AMETHYST Pengantin Terkutuk

Pria berusia lima puluh enam tahun membetulkan letak kacamata sebelum memeriksa kotak musik berbentuk piano di tangannya. Benda cantik itu didominasi transparan dan berwarna putih pada bagian mesin. "Di mana Rain?" tanya pria bernama Tino itu saat Gideon baru memasuki ruang reparasi. "Keluar. Cari udara segar mungkin. Jika ada yang harus dikerjakan, katakan saja padaku."
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai kiss rain piano
Baca
+Pustaka
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

"Tentu." Jifanya duduk perlahan. Jemarinya menyentuh tuts piano. Lembut, penuh kerinduan. Lagu itu mengalun seperti hujan di sore hari, menyentuh setiap hati yang mendengarnya. Kenan, yang sedang melihat gitar, spontan menoleh. Ia tahu, itu suara Jifanya. Bukan hanya suara piano, tapi suara hati wanita yang sedang bicara melalui musiknya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kiss rain piano
Baca
+Pustaka
My Pain Killer

My Pain Killer

Kala itu aku masih kelas dua SMA. Cowok itu berada di atas panggung, memetik gitar dengan kosentrasi penuh. Aku bagai tersihir mendengar alunan Kiss the rain dari gitar akustik yang dimainkannya. Petikannya begitu penuh penghayatan. Aku seakan terhanyut dalam setiap nada yang ia mainkan.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai kiss rain piano
Baca
+Pustaka
Menari Bersama Hujan

Menari Bersama Hujan

Langkah kaki yang ringan terdengar memasuki ruangan, diikuti oleh suara dentingan kecil dari tuts piano. Meihui tidak perlu menoleh untuk tahu siapa yang datang. Rain. Ia tidak mengatakan apa-apa. Ia hanya berjalan menuju piano, duduk di kursinya, dan mulai memainkan melodi yang lebih lembut—musik yang telah menjadi jembatan di antara mereka. Meihui menoleh perlahan, tatapannya bertemu dengan mata Rain yang penuh ketenangan.
697 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai kiss rain piano
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status