PERTAMA UNTUK NAIMA
Pekerjaannya sebagai resepsionis memang mudah dan santai, hanya mengurusi distribusi, reservasi dan panggilan-panggilan masuk dari patner kerja, suplier bahan makanan dan hal remeh lain yang menghubungi kantor dia hanya meneruskan.
"Boleh, di Jalan Haji Syukur situ, rumah cream dengan pagar tinggi. Kapan-kapan main, ya?" ucap Naima, Ajeng bertepuk tangan karena senang. Ajeng yang orang tuanya berasal dari Purwokerto, tapi sudah dari Ajeng kecil mereka tinggal dan bekerja di kota ini dan menetap di sini. Ajeng dan Naima masih membahas kecelakaan saat Jaka datang.
"Hai ladies!"Jaka menyapa kedua gadis itu dengan gayanya yang sok donjuan, Naima dan Ajeng tersenyum canggung.
Hot Chapters