Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Noda Dalam Semalam

Noda Dalam Semalam

“Aku boleh membacanya?” “Silahkan.” Seruni mengambil buku yang diserahkan Jagat dan membuka isinya halaman pertama kedua hanya berisai langkah-langkah mengembangkan usaha sampai Seruni berpikir kalau ini lebih mirip diktat perkuliahan dari pada diary tapi setelah membaca lembar ketiga dan berikutnya Seruni tak mampu untuk menutupi keterkejutannya, dia menatap sang suami yang balik menatapnya dengan senyum masam.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 480 Times as kolam dangkal
Read
+Library
Kebisuan dalam Kedalaman Air

Kebisuan dalam Kedalaman Air

"Nggak! Kalian semua! Kalian semua adalah algojonya!" "Hahaha! Apa ya pepatah di internet itu? Oh! Bencana besar terjadi karena kumpulan kesalahan kecil. Kalian semua merasa suci, padahal kalianlah yang pelan-pelan membunuhnya!" Yoga menatap wajahnya dengan tajam. "Jadi, anjing pudel itu juga nggak pernah melukaimu, 'kan?" Aulia mengernyitkan dahi sambil menatap Yoga. "Kalau iya, memangnya kenapa? Apa yang mau kamu lakukan?!"
2.0K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as kolam dangkal
Read
+Library
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

Langit langitnya tinggi, dihiasi dengan permata permata yang diatur sedemikian rupa hingga membentuk peta bintang di langit malam. Di tengah ruangan, terdapat sebuah kolam melingkar yang berisi cairan keemasan yang berkilau. Uap hangat mengepul dari permukaan kolam, menyebarkan aroma spiritual yang menenangkan. Itu adalah Kolam Pemurnian Garis Darah, tempat yang legendaris dalam catatan keluarga. Di sekeliling kolam, rak rak batu giok yang menjulang tinggi penuh dengan ribuan gulungan kitab dan botol botol porselen berisi pil. Di sudut lain, terdapat berbagai prasasti batu besar dengan ukiran teknik bela diri yang tampak bergerak jika dipandang terlalu lama.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as kolam dangkal
Read
+Library
Cinta Terdalam yang Menghancurkan

Cinta Terdalam yang Menghancurkan

Saat pintu tertutup dengan bunyi cukup keras, seluruh vila menjadi begitu hening hingga suara jam berdetak pun terdengar menusuk. Aku berdiri di tempat, masih memegang tas. Ujung jariku dingin. Saat dia pergi, dia bahkan tidak menoleh. Di udara masih tersisa bau tembakau di tubuhnya. Aroma yang dulu membuatku tenang itu kini hanya membuatku mual. Aku menarik napas dalam-dalam, berkata kepada diriku sendiri untuk tidak menangis. Tidak boleh menangis.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as kolam dangkal
Read
+Library
Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Lambat laun, aku mulai basah lagi. Dengan putus asa, aku bersembunyi di toilet wanita di tempat kerja dan diam-diam masturbasi. Malam itu sepulang kerja, aku berkeliaran di sekitar lingkungan seperti jiwa yang tersesat. Aku khawatir tentang apa yang mungkin terjadi malam ini, dan kali ini, aku tak yakin bisa menahan diri. Saat aku sedang bergulat dengan ini, klakson mobil tiba-tiba berbunyi di belakangku.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as kolam dangkal
Read
+Library
CINTA DIAMBANG KEMATIAN

CINTA DIAMBANG KEMATIAN

BAB 14 Di salah satu gudang tua yang terletak di ujung pelabuhan, Rama duduk di kursi kayu dengan wajah serius. Ia mengenakan jaket kulit hitam yang sudah sedikit lusuh, menandakan pengabdian panjangnya dalam dunia kelam yang digelutinya. Di hadapannya, beberapa anak buahnya berdiri tegak, menunggu perintah.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as kolam dangkal
Read
+Library
Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Efek alkohol membuat Kevin sepenuhnya kehilangan akal sehat. Dia mencengkeram leherku dan merobek pakaianku dengan brutal. Ingatan masa lalu yang menyakitkan kembali menghantuiku. Wajah-wajah mesum di gang sempit itu. Telepon yang tidak pernah diangkat
8.0K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as kolam dangkal
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

00 – Workshop Kolase “Wajah Cinta” Peserta diminta membuat kolase dari potongan majalah, kertas warna, dan bahan alami seperti daun dan bunga kering untuk menggambarkan wajah cinta versi mereka. Kolase Anya menunjukkan dua tangan yang saling terbuka, bukan menggenggam. Di tengahnya ada gambar langit senja dan siluet dua orang yang saling membelakangi tapi saling tersenyum.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as kolam dangkal
Read
+Library
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Langit sore meredup begitu cepat, membiarkan jelaga abu-abu menggantung rendah di atas gedung-gedung sekolah yang mulai sepi. Angin dingin meniup ranting-ranting pohon di halaman, menyisakan desir halus yang berbaur dengan derap langkah Alana di koridor. Di luar pintu kelasnya, Alfa berdiri bersandar pada dinding marmer. Cowok itu mengenakan jaket hitam kesayangannya, berdiri dengan posisi kaku dan tatapan tajam yang langsung mengunci kehadiran Alana—sebuah tatapan yang menyisakan desakan gelisah dan kepanikan terselubung.
933 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as kolam dangkal
Read
+Library
Kesatria Di Balik Kegelapan

Kesatria Di Balik Kegelapan

saut Ying Wesheng. Malam itu mereka berjalan menuju jalur timur. Tempat teramai yang ada di Ibu Kota. Mereka masuk kesalah satu bangunan terbesar di sana. Paviliun Jaring yang memiliki keunikan tersendiri di dalamnya. Bangunan itu memiliki empat tingkatan. Lantai dasar di gunakan untuk orang-orang yang ingin duduk santai. Menikmati waktu mereka dan terdapat kedai teh ternikmat.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 22 Times as kolam dangkal
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status