DILEMA DUA HATI
Ya, pendek sedikit dari kakak pembinanya tak masalah, bisa disiati, itu masalah kecil bagi Musa.
“Bagaimana, Nak, apa kau bersedia. Putriku Insya Allah sudah dididik ibunya menjadi muslimah taat pada Allah dan Rasul, terutama nanti pada suaminya, asal perintahnya tak keluar dari syariat. Aku yakin kau bisa membimbingnya.” Mengerjap cepat mata Fahmi mendengar perkataan sang pemimpin, padahal tadi inginnya bilang tidak.
‘Maira juga sama, dia taat, unik, dan super sekali perangainya,’ gumam Fahmi dalam hati, bingung mencari jawaban cara menolak pinangan Khalifah.
Chapitres populaires