Istri Sumbangan
Belum sempat Fathul menjawab, Raihanah sudah menarik tangannya meninggalkan mobil.
“Sholat itu bukan hukuman. Setiap muslim, dari kalangan mana pun, pekerjaan apa pun, dan masalah apa pun, berhak untuk sholat. Berhak untuk berbicara dengan Allah.” Wanita itu menoleh selagi menggandeng Fathul sambil tersenyum cerah.
Alih-alih menggunakan kata kewajiban, Raihanah malah memakai kata berhak, tanpa menghakiminya sedikit pun. Namun, Fathul menolak dan Raihanah tidak terlihat kecewa sedikit pun.
Hot Chapters