Menjadi Menantu Konglomerat
Calista mengedar pandang, ia menemukan pria itu sibuk bertelepon di dekat pilar, tapi saat hendak meraih kopernya, Calista dibuat bingung oleh dua koper bersisihan dengan besar serta warna yang sama, ia baru menyadari jika koper mereka benar-benar mirip.
"Ini kopernya yang mana?"
Belum sempat Calista mengoreksi koper-koper tersebut, ponselnya mendahului berdering, ternyata panggilan masuk dari supir yang menjemputnya.
"Oh, Bapak udah di depan? Oke, sebentar lagi saya ke sana, nggak sampai lima menit kok." Terburu-buru membuatnya memilih dengan cepat tanpa menimang benar atau salah, Calista menarik salah satunya seraya menghampiri si pria bertopi yang baru berbalik arah, Calista tersenyum dan
Hot Chapters