Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

Haruchan ST NE
Latisya dan Vinsmoke hidup bahagia di tengah gempuran senjata, mendirikan sebuah kedai kopi kecil dipinggir kota Paris, rutinitas yang santai dan juga hangat terjadi setiap hari. Sebuah problematika mungkin tidak tampak terlihat dan tidak seorangpun menyadari. Namun, semua rutinitas itu sirna, ketika Vinsmoke harus ditugaskan untuk menjadi tentara dan membela negaranya yang telah diinvasi oleh sekutu yaitu Jerman. Vinsmoke pergi dan tak pernah kembali, kedai kecil itu tumbang dan tidak akan pernah hidup. Semua tragedi silih berganti terhadap Latisya yang seorang diri, termasuk wanita kecil yang mengaku-ngaku sebagai belahan jiwa suamin saat dulu. Lalu, bagaimana cara Latisya menghadapi semua permasalahan itu di samping membangun kembali kedai kecilnya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kopi dan hujan
Baca
+Pustaka
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Rere Fa
Perang pertama kali pecah berjuta abad yang lalu hingga kini. Perang bagaikan sesuatu yang tiada akhirnya. Begitu pula yang terjadi di sebuah negara bernama Malayaka, perang yang terjadi karena sang pemimpin tidak mampu mengatasi krisis dan meredam konflik di negaranya. Terjadi perang saudara; di mana persoalan suku, ras dan agama menjadi pemicunya. Suku-suku minoritas harus binasa dan suku mayoritas harus bertahan untuk meraih puncak kemenangan. Dalam situasi yang tidak menentu, perempuan berusia dua puluh tujuh tahun bernama Ara, berjuang dan bertahan di tengah-tengah keadaan negara yang terus berperang melawan rakyatnya sendiri. Ia ditinggal mati ibunya saat remaja, kedua adiknya menghilang dari rumah; ia hanya hidup berdua dengan ayahnya yang semakin tua dan rapuh. Untuk mengatasi rasa nelangsanya, Ara melabuhkan rasa sedihnya ke kopi Malayaka yang hitam dan asam. Ara juga pergi ke Rumah Jurnalis; meminta bantuan para jurnalis menemukan kedua adiknya. Ia bertemu dengan laki-laki bernama Zidni dan Faraz yang selanjutnya akan memengaruhi kisah hidupnya. Zidni pemuda yang kuat dan tegar, sama seperti Ara, ia bertahan di situasi negara yang memilih melanjutkan perang ketimbang menghentikannya. Faraz adalah orang asing yang menjadi saudara angkatnya; ayah dan ibu Faraz yang menjadi dokter relawan terbunuh dalam misi kemanusiaan. Hal itu membuat Zidni ingin membantu Faraz untuk terus melanjutkan hidup dan menganggapnya saudara.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kopi dan hujan
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Hujan selalu menjadi saksi dari segala yang hilang — juga dari kata-kata yang tak sempat diucapkan. Nara, seorang penulis yang kehilangan semangat hidup setelah patah hati dan kegagalan karier, kini menjalani hari-harinya tanpa arah. Di sebuah klinik pemulihan jiwa di kota kecil yang selalu diguyur gerimis, ia bertemu Ravindra — terapis pendiam yang menyembunyikan rahasia kelam di balik tatapan tenangnya. Diam-diam, Ravindra mengumpulkan setiap tulisan yang Nara buang dan merangkainya menjadi satu buku berjudul “Fragmen di Bawah Hujan.” Antara terapi dan perasaan yang tumbuh tanpa mereka sadari, keduanya saling menyembuhkan — tapi juga perlahan menyadari bahwa cinta tak selalu berarti memiliki. Sebuah kisah tentang kehilangan, penyembuhan, dan cinta yang datang seperti hujan — tenang, tapi meninggalkan jejak yang tak mudah hilang.
10757 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai kopi dan hujan
Baca
+Pustaka
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Hujan bulan Desember 2017 menjadi saksi, dua rumah tangga selesai dalam sekali napas. Talak terucap begitu kentara merambat di telinga. Mahra mengayun langkah menebus hujan bulan Desember membawa luka yang tak berdarah. rumah tangganya pupus, cintanya kandas. Di tempat yang sama pula, Angga melenggang pergi karena rasa lega dihati setelah mengucapkan talak untuk Lira. Perempuan itu telah berselingkuh di belakangnya. selingkuhannya tak lain adalah suami dari Mahra, Refans. Mahra merasa dirugikan oleh keegoisan para laki-laki yang sibuk dengan popularitas mereka. ah, Apa yang terjadi setelah hujan bulan Desember? Akankan memperoleh mentari yang bersinar ramah? Ataupun sebaliknya?
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai kopi dan hujan
Baca
+Pustaka
Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Istri dari mendiang sahabat suamiku mengunggah foto hasil pemeriksaan kehamilan. “Terima kasih atas spermamu yang memberiku kesempatan memiliki anak sendiri.” Aku melihat di kolom suami tertera nama suamiku, Benson. Lalu, meninggalkan komentar tanda tanya. Tak lama kemudian, Benson langsung meneleponku dan memarahiku habis-habisan. “Dia itu seorang janda dan hidupnya kesepian. Dia hanya ingin punya anak supaya ada teman di rumah, biar agak ramai. Masa kamu nggak punya sedikit pun rasa toleransi?” “Lagipula, Celvin itu sahabat baikku. Dia sudah meninggal, jadi wajar kalau aku menjaga istrinya. Ini namanya setia kawan, kamu mengerti nggak, sih?” Tak lama kemudian, janda sahabatnya itu kembali memamerkan foto sebuah apartemen mewah tipe penthouse di Sandona. “Untung ada kamu yang menemaniku, membuat aku kembali merasakan hangatnya sebuah rumah.” Melihat foto punggung Benson yang sedang sibuk di dapur, aku pun berpikir, sepertinya pernikahan ini memang sudah waktunya berakhir.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai kopi dan hujan
Baca
+Pustaka
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Di tengah jamuan makan malam keluarga, aku baru mengetahui fakta pahit bahwa sahabat masa kecilku, lelaki yang seharusnya tumbuh besar bersamaku, telah melepaskan peluang emas untuk naik pangkat di Distrik Militer Utara demi sepupuku, Ajeng Hidayat. "Nilai ujian Ajeng hanya cukup untuk masuk universitas lokal. Kebetulan kondisi kesehatan Bibi juga sedang menurun, jadi aku sudah membantu mengubah data pendaftaranmu. Kita semua akan tetap tinggal di sini," ucapnya santai. Ibuku pun menimpali dengan nada yang sama mendesaknya, "Benar, Nak. Ibu sudah berjanji pada pamanmu untuk menjaga Ajeng, jadi kamu juga harus membantu Ibu merawatnya. Lupakan saja soal kampus papan atas itu, nggak ada gunanya. Toh, nanti setelah menikah dengan Rangga, kamu juga akan ikut dia bertugas." Belum sempat aku mengeluarkan sepatah kata pun, mata Ajeng mulai berkaca-kaca. Air matanya jatuh dengan begitu dramatis. "Semua ini salahku yang nggak berguna. Ayah dan Ibu sudah tiada, sekarang aku malah membebani Kakak sampai dia nggak bisa kuliah di universitas impiannya. Sebaiknya kalian pergi saja, aku bisa menjaga diriku sendiri." Begitu air mata itu jatuh, Rangga dan ibuku langsung panik. Mereka sibuk menghibur dan menenangkannya seolah dialah pusat semesta. Tanpa suara, aku bangkit dan kembali ke kamar. Di detik terakhir sebelum batas waktu pendaftaran ditutup, aku mengubah kembali pilihan Universitas Adiwangsa. Sejujurnya, keinginanku ke sana bukan hanya agar bisa dekat dengan Rangga. Dulu, aku hanya ingin melewati setiap hal bersamanya. Berjalan beriringan di bawah satu payung hingga rintiknya membasahi rambut kami yang memutih oleh usia, sebuah janji untuk menua bersama. Akan tetapi, sekarang, siapa pun yang berdiri di sampingku saat hujan turun tak lagi jadi masalah. Hanya tempat itu yang tetap harus kudatangi.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kopi dan hujan
Baca
+Pustaka
Mabuk di Malam Hujan, Berpisah di Terik Kemarau

Mabuk di Malam Hujan, Berpisah di Terik Kemarau

Setelah kembali ke keluarganya, Kevin Alfian tak pernah lagi menyebut mahasiswi yang dulu sempat membuatnya tergila-gila. Dia memperlakukan Yumna Susanto dengan sangat baik, begitu baik hingga Kevin selalu pulang tepat waktu setiap hari, mengingat semua kesukaannya, merebus air gula merah saat Yumna datang bulan, dan memeluknya erat saat dia bermimpi buruk. Semua orang berkata, "Pak Kevin benar-benar suami teladan." Hingga suatu hari, saat mereka pergi makan di restoran yang biasa mereka datangi, setelah membayar dan hendak pergi, tiba-tiba terdengar keributan tak jauh dari sana. "Cuma nyentuh sedikit, kenapa sih? Sok suci!" Seorang pelanggan yang mabuk sedang menarik pergelangan tangan seorang pelayan. "Kerja di tempat kayak gini, bukannya memang buat cari lelaki kaya?"
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kopi dan hujan
Baca
+Pustaka
Oji dan Tije

Oji dan Tije

Auliaas
Oji dan Tije adalah sahabat sejati. Oji berkata, bahwa sampai kapanpun Tije adalah sahabat baiknya. Begitu pula dengan Tije yang berkata bahwa ia sangat tidak cocok jika bersanding sebagai kekasih untuk Oji. Namun, prihal hati siapa yang tahu? Oji yang gemulai bisa bersahabat bertahun-tahun dengan Tije yang tomboi. Dan, takdir Tuhan memang susah ditebak. setelah saling mengenal bertahun-tahun Tije baru mempertanyakan hal konyol pada sahabatnya itu, "Kalau kita gak sahabatan. kita mau ngapain, pacaran?"
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai kopi dan hujan
Baca
+Pustaka
Cinta dan luka

Cinta dan luka

Aldi
Cerita ini adalah cinta yang beda keyakinan yang harus berjuang walaupun mereka tau bahwa Tuhan mereka berbeda dan tidak bisa bersatu
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kopi dan hujan
Baca
+Pustaka
Alam dan Kita

Alam dan Kita

Sutris
Suatu arti, dari kata sahabat menjelajahi negri sendiri. Mereka Ahdi, Dan kawannya. Mengibarkan bendera dipuncak tertinggi Jawa barat. Lalu Terkisah pria gagah bernama Rizki. Tentang kisah panjang nya berkelana dikota hujan, bertemu dengan wanita tulus. Selanjutnya ada kisah inspirasi and motivasi, respect seseorang yang ingat kepada kebaikan. Bagaimana kisahnya?.
9.73.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai kopi dan hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status