Istri yang Kau Sia-siakan, Dilamar CEO Tampan
"Aku belajar dari ibuku, dia mengajarkan aku membuat kopi. Dulu ayah dan ibuku pencinta kopi, dia juga memiliki mesin penggiling kopi seperti ini. Biji kopi dimasukkan ke oven, digiling kasar, lalu di saring, maka akan menghasilkan kopi yang sedap seperti ini, apalagi di tambah krimer, walaupun tanpa gula, rasanya ada manis-manisnya. Juga sangat bagus buat penderita diabetes."
Tangan Diaz menggantung dengan cangkir kopi ditangannya, dia menatap Mutia dengan tatapan tak berkedip.
"Aku tidak menderita diabetes."
"Tapi anda mengatakan punya riwayat diabetes."
"Kau melihat aku ada di rumah pamanmu?"
"Ya."
"Apa yang kau dapatkan setelah mendapat tamparan dan tendangan di sana?"
Hot Chapters