Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN

TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN

“Iya, gue juga mikir gitu. Cuma rasanya, lo ngerti kan, kadang-kadang gue ngerasa tertekan. Semua ini tiba-tiba banget.” Hana mendekat, menepuk punggung Hilya dengan pelan. “Tenang aja, lo nggak sendirian. Kadang, hidup emang suka ngasih kejutan yang nggak kita siapin. Tapi, apapun yang lo putusin, harus dari hati lo sendiri.” Sherli setuju. “Jadi, Arfan udah masuk daftar nama calon suami lo, ya? Hahaha.”
10830 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai ku takkan bersuara
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Di antara dua kubu itu, beberapa orang berkerudung sederhana membagikan selebaran dengan gambar gelang retak dan tulisan: "Suara tak harus diangkat, cukup didengar." "Kita harus turun," ujar Ayu, menatap resah ke arah kerumunan. "Turun untuk apa? Mereka semua yakin dengan suaranya sendiri. Tak ada yang akan mendengar kita sekarang," kata Tirta, matanya mengarah ke tenda sekte. "Karena itulah kita harus bicara," Rakasura berkata pelan. "Atau setidaknya, hadir."
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai ku takkan bersuara
Baca
+Pustaka
Suamiku Tak Tau Aku Punya Rekening

Suamiku Tak Tau Aku Punya Rekening

ujarku tertawa lalu mematikan sambungan telepon. Nia yang terkaget segera aku tepuk-tepuk kembali hingga tertidur lagi. Maafkan ibu, Nak! Kalo suatu saat ayahmu tidak peduli lagi padamu, kamu jangan takut masih ada ibu juga kakek nenekmu yang akan mengurus dan menjagamu sampai dewasa. ~~~~~
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai ku takkan bersuara
Baca
+Pustaka
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

“Aku bukan boneka kamu! Kamu pikir aku bisa kamu tarik-ulur sesuka hati?!” Keane menahan rahangnya, terlihat seperti sedang menahan emosi. “Aku nggak punya banyak pilihan, Nayla.” “Pilihan apa?” Nayla menantang. Keane menatap Nayla lama. Lalu ia berkata, lebih pelan dari sebelumnya. “Kalau aku nggak tarik kamu masuk… orang lain yang akan tarik kamu masuk.” Nayla membeku “Apa maksudnya?”
10430 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai ku takkan bersuara
Baca
+Pustaka
Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Dia menatap punggung Ethan dalam diam, lalu bergumam, “Paman, maaf. Nggak ada kelak lagi. Soalnya, aku sudah mati.” Suara Keira sangat kecil. Ethan yang sudah naik ke lantai atas sama sekali tidak mendengar ucapannya ini. Namun, Keira tidak peduli. Dia duduk kembali di sofa, tetapi tidak bisa menahan diri untuk tidak mengenang masa lalu.
930.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 605 kali sebagai ku takkan bersuara
Baca
+Pustaka
Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Pewaris Kekuatan Alam Semesta

“Ya… aku hanya… mendengar sesuatu.” “Mendengar sesuatu?” tanya Aoka. “Suara,” jawab Itachi singkat. “Suara yang sama seperti waktu di kuil batu kuno.” Nala langsung menatap Itachi dengan penuh rasa ingin tahu. “Suara itu lagi?” Itachi mengangguk pelan. “Ia mengatakan… agar aku tidak takut.” Aoka menatapnya lama. “Apakah kau tahu siapa pemilik suara itu?”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai ku takkan bersuara
Baca
+Pustaka
Dirty Office

Dirty Office

] suara Keenan terdengar sangat tenang, namun ketenangan itu justru jauh lebih menakutkan daripada kemarahannya. [Atau aku akan masuk dan membuat keributan yang akan membuat sahabatmu ini malu pada seluruh tetangganya.] ​[Bagaimana kamu bisa tahu aku di sini?!] tanya Aruna sedikit terheran. ​**
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ku takkan bersuara
Baca
+Pustaka
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Itu dari Andre. Melalui speakerphone, suaranya terdengar dingin. “Tasya, kalau kamu sudah puas membuat keributan, jangan blokir aku lagi. Umur sudah dewasa tapi masih main-main seperti ini?” “Kemarin, Mila merasa sangat bersalah karena kamu tiba-tiba pergi. Dia bilang dia tidak tahu bagaimana menebus kesalahannya dan bahkan pergi ke atap untuk mencoba bunuh diri. Untungnya, aku menghentikannya.”
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai ku takkan bersuara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status