Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Tapi Ilham… lebih sibuk dengan ayamnya. --- Ilham duduk di bawah pohon mangga tua, mencoba meniru suara ayam jago. Di sampingnya, seekor **kucing hitam berbulu kusut** mendengkur pelan sambil mengamati setiap gerakan mulut Ilham. > “Kokokku kurang lantang ya, Meow?” > “Itu bukan soal lantang. Nada ‘E’ kamu terlalu awal.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai kucing kampung jelek
Baca
+Pustaka
Teror Ghaib

Teror Ghaib

Dia menunjuk foto empat kucing. Jake memperhatikan foto itu sambil mengangguk-angguk. Dia memandang kucing pertama yang bercorak hitam putih, kucing kedua bercorak putih saja, kucing ketiga bercorak hitam-putih tapi hitamnya lebih dominan, sementara kucing keempat bercorak dominan putih dengan bintik-bintik hitam di beberapa bagian tubuhnya. “Iya sih lucu juga,” kata Jake setelah puas memperhatikan foto kucing itu.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kucing kampung jelek
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Kedinginan dan kelaparan. Besoknya Cika membeli kucing baru. Dari Pet Shop. Seekor kucing persia. Bulunya panjang, halus dan lembut. Namun sayangnya, Cika menyadari satu hal. Kucing itu, walaupun lebih cantik dari kucingnya yang terdahulu. Namun pemalasnya minta ampun. Tidak bisa buang air besar mandiri di luar rumah seperti kucing kampungnya. Kucing itu buang air besar sesukanya. Gampang sakit. Perwatannya mahal. Bahkan lebih mahal dari perawatan Cika sendiri. Put kucing itu tidak ramah. Tidak seperti kucing kampungnya dulu. Cika merana.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 506 kali sebagai kucing kampung jelek
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Ketika Yukine akan melewati pemilik tempat itu Geum bicara lagi. "Kucing seperti apa?" ucap Geum menatap perempuan yang semakin dekat dengannya. "Kucing besar yang bodoh berwarna kuning." "Sepertinya kamu berbohong," sahut Geum dengan cepat. "Tidak ada kucing kuning yang bodoh, yang bodoh itu kucing putih sedangkan kucing hitam dengan corak putih diwajahnya itu bipolar." "Kamu cukup tahu banyak tentang kucing," puji Yukine dengan sedikit menyunggingkan senyum.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai kucing kampung jelek
Baca
+Pustaka
PERGI UNTUK KEMBALI

PERGI UNTUK KEMBALI

Dibutuhkan lebih dari sekadar kesabaran ekstra untuk membiasakannya. “Tinggal pelihara kucing yang belum dicoba,” ujarku pada Amara pagi ini. “Kucing bisa jadi teman. Jadi, Zein tidak merasa sendirian di dalam kamar.” Amara kembali menggeleng tegas. “Tidak, Radit. Kucing itu kotor, bulunya rontok di mana-mana. Aku geli.” “Itu kalau Anggora atau Persia. Kucing kampung, sih, enggak, Ra.” Kucoba lagi membujuk.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai kucing kampung jelek
Baca
+Pustaka
Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Jadi perhatian kecil dari Kang Epen barusan terasa jauh lebih besar daripada yang bisa kudapatkan. "Ternyata Kucing Kampung kalau diberi perawatan yang tepat, akan terlihat sama menariknya dengan Kucing Ras." Aku mengerutkan kening. Apa maksud? Pake bawa-bawa Kucing Ras sama Kucing Kampung. "Eh, gimana-gimana?" "Lupakan." Dia berbalik, dan mulai berjalan. Namun yang membuatku tercengang, saat tangannya tiba-tiba menggenggam tanganku tanpa permisi, hingga membuat tubuhku tertarik dan menabrak punggungnya yang lebar.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kucing kampung jelek
Baca
+Pustaka
My Veterinarian

My Veterinarian

Remaja laki yang dipanggil Bim nengeluarkan kucingnya. " Si Cati Dok sudah waktunya disuntik KB". Kucing lokal yang dipanggil Cati berumur 2 tahun, tubuhnya gemuk dan mukanya chuby membuat orang yang melihatnya pasti gemas. Meskipun kucing kampung Bima merawatnya dengan baik.
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kucing kampung jelek
Baca
+Pustaka
Cincin Pemikat Jodoh

Cincin Pemikat Jodoh

Mendapati seorang pria semampai dengan rambut gondrong sebahu tengah menggendong seekor kucing kampung belang putih hitam seperti sapi Swiss. Pria itu memiliki visual yang sangat elok. Meskipun rambutnya gondrong, penampilannya tetap bersih, rapi, dan menawan. Kulitnya sawo matang dan dadanya tampak bidang. Meskipun berbalut jaket kulit hitam, otot lengannya terlihat sombong. Bahkan kotak-kotak di dadanya juga membusung angkuh. Gami yang tadinya berjongkok langsung berdiri. Kakinya berlari kecil menghampiri sang majikan dengan semringah. “Iya, Mas?”
7.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kucing kampung jelek
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

“Saya mana bisa ngerawat kucing Dea, megang kucing aja baru tadi itu. Mending kasihin deh ke orang yang suka kucing” “Kucing kampung kayak gini mana ada orang yang mau ngerawat Bim. Jarang banget nemuin orang yang suka rela mau ngerawat kucing kampung. Ayolah Bim masa kamu tega sih liat kucing gemesh ini terlantar di jalanan. Dia bisa jadi temen kamu loh di kosan kalo kamu lagi kesepian, bisa diajak ngobrol suer”rayunya tidak ingin berhenti.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kucing kampung jelek
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

sahut teman Jee Gang yang lain tampak antusias. Jee Gang menyunggingkan senyum. "Siapa sangka, tanaman yang dianggap sampah seperti rumput liar ini sangat berbahaya setelah di racik menjadi ramuan?" Anak itu berjongkok di hadapan seekor kucing putih berbulu lebat, bermata hijau, dan tampak mengalami banyak luka di sekujur tubuhnya.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai kucing kampung jelek
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Donat Mblondo
Maaf ya... dua hari ini libur update dulu. karena saya habis melahirkan dan posisi masih di rumah bidan, jadi tidak sempat menulis. Saya usahakan, hari Senin mulai menulis lagi untuk melanjutkan ceritanya. Terima kasih ^^
Nuada Airlangga
tak kasih nama Jawa 'kepong taine sapi',buyut Cili penunggu desa Kemiren,Sunar udara rawatane buyut Cili,kalo nama desa bnyak yg lucu 'tegal campak,tamansuruh,kali bendo,Puthuk petung, Gedangan,siwuran,kedaleman'......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status